Orang Tua Protes PPDB Jateng yang Dinilai Singkirkan Siswa Pintar

Reporter

Sejumlah siswa SMK Negeri 2 Solo mengerjakan soal latihan Ujian Nasional (Unas) 2015 secara online di aula sekolah setempat, Solo, Jawa Tengah, 1 April 2015. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, Solo - Sejumlah warga Surakarta dan sekitarnya memprotes kebijakan Gubernur Jawa Tengah terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online. Kebijakan tersebut dianggap menyingkirkan calon siswa berprestasi untuk bersekolah ke Sekolah Menengah Atas (SMA) negeri unggulan.

Para orang tua siswa yang tengah mencari sekolah di SMA itu mengelar aksi di halaman SMP 1 Surakarta, pada Jumat 16 Juni 2017.

"Anak-anak berprestasi menjadi tersingkir lantaran aturan ini," kata salah satu peserta aksi, Joseph Yusman.

Menurutnya, sistem PPDB online memberikan kuota minimal 20 persen bagi sekolah untuk mengambil siswa baru dari keluarga miskin. Kebijakan tersebut membuat siswa dengan nilai yang cukup bagus menjadi tersingkir.

"Sebenarnya kami tidak anti dengan keluarga miskin," katanya. Hanya saja, siswa miskin yang perlu mendapat prioritas seharusnya juga memiliki prestasi yang bagus.

Salah satu warga yang lain, Yustina menyebut bahwa anaknya memiliki nilai rata-rata sembilan.

"Tapi ternyata tersingkir dari SMA favorit yang diinginkan," katanya. Ironisnya, siswa dengan nilai rata-rata enam justru bisa diterima lantaran masuk melalui jalur siswa miskin.

Dia menyebut Peraturan Gubernur Jawa Tengah nomor 9 tahun 2017 itu tidak menghargai perjuangan siswa dalam menempuh ujian nasional.

"Bahkan jerih payah belajar selama tiga tahun seolah sia-sia," katanya. Sebab, bisa masuk ke sebuah SMA favorit merupakan salah satu motivasi dari siswa.

Peraturan tersebut menurutnya juga menyusahkan masyarakat yang tinggal di perbatasan kota dan kabupaten. Sebab, aturan tersebut mengatur bahwa sekolah hanya diperkenankan memberikan kuota 7 persen bagi warga luar daerah.

Koordinator aksi, Bambang Saptono berharap agar peraturan gubernur itu direvisi. "PPDB online ini harus diulang dari awal," katanya. Menurutnya, anak-anak berprestasi selayaknya bisa sekolah di sekolah yang diinginkan.

AHMAD RAFIQ






Ekspor Naik, Pemprov Jateng Catat Surplus Perdagangan

2 November 2021

Ekspor Naik, Pemprov Jateng Catat Surplus Perdagangan

Data ekspor Jateng mengalami surplus yang paling tinggi selama 3 tahun terakhir.


Pemuda Seluruh Indonesia Ikuti Peringatan Sumpah Pemuda di Semarang

28 Oktober 2021

Pemuda Seluruh Indonesia Ikuti Peringatan Sumpah Pemuda di Semarang

Dengan kondisi turbulensi akibat pandemi, anak muda dituntut berkontribusi untuk membantu kebangkitan bangsa.


Belajar Tangani Terorisme, Ganjar Nonton Film The Mentors

26 Oktober 2021

Belajar Tangani Terorisme, Ganjar Nonton Film The Mentors

Sekolah juga harus jadi sasaran pemahaman, sebab dinilai menjadi tempat yang subur untuk berkembangnya terorisme.


Pemprov Jateng Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2021

26 Oktober 2021

Pemprov Jateng Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2021

Keterbukaan informasi publik ini tak sekadar hak namun juga bisa dijadikan pedoman.


Di Hari Santri, Ganjar dan ASN Jateng Berpakaian Ala Santri

22 Oktober 2021

Di Hari Santri, Ganjar dan ASN Jateng Berpakaian Ala Santri

Kepada para santri di seluruh Indonesia, Ganjar berharap santri makin adaptif dan selalu memberikan inspirasi.


Anggota DPRD Jateng Sarungan di Hari Santri

22 Oktober 2021

Anggota DPRD Jateng Sarungan di Hari Santri

Spirit perjuangan para ulama dan santri menjadi semangat pengingat untuk menghormati para guru dan kiai.


Jateng Kembali Raih Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya

14 Oktober 2021

Jateng Kembali Raih Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya

Jateng menjadi yang terbaik karena mendapatkan penghargaan kategori Mentor, penghargaan tertinggi dalam kategori Anugerah Parahita Ekapraya.


Ganjar Bentuk Satgas Khusus Percepatan Penanggulangan Kemiskinan

8 Oktober 2021

Ganjar Bentuk Satgas Khusus Percepatan Penanggulangan Kemiskinan

Ketua Satgas Khusus Sekda Jateng, Sumarno, akan bekerja menyelesaikan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Brebes, Banyumas, Pemalang, Banjarnegara dan Kebumen.


Gubernur Ganjar Saksikan Pelantikan Pengurus PMI Jateng

8 Oktober 2021

Gubernur Ganjar Saksikan Pelantikan Pengurus PMI Jateng

Pengurus PMI Jateng bertekad bukan hanya menanggulangi donor darah, tapi harus bersinergi mendedikasikan kemanusiaan.


Ganjar Ngobrol Seru dengan Anak-anak Muda Papua

4 Oktober 2021

Ganjar Ngobrol Seru dengan Anak-anak Muda Papua

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membahas berbagai isu seperti pengembangan industri kreatif, peran anak muda di era digital dan lain-lain.