Hakim: Uang ke Amien Rais Tak Relevan dengan Siti Fadilah Supari

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa Siti Fadilah Supari mendengarkan kesaksian dua artis Sri Wahyuningsih alias Cici Tegal dan Mediana Hutomo dalam sidang lanjutan kasus korupsi pengadaan alat kesehatan dengan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, 3 Mei 2017. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Terdakwa Siti Fadilah Supari mendengarkan kesaksian dua artis Sri Wahyuningsih alias Cici Tegal dan Mediana Hutomo dalam sidang lanjutan kasus korupsi pengadaan alat kesehatan dengan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, 3 Mei 2017. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Majelis hakim perkara korupsi mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari menyatakan, aliran uang Rp 600 juta ke mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Amien Rais tidak dapat dipastikan berasal dari proyek pengadaan alat kesehatan (alkes) Buffer Stock anggaran Kementerian Kesehatan 2005.

    "Menimbang bahwa mengenai uang yang ditransfer kepada Soetrisno Bachir dan Amien Rais tersebut tidak dapat dipastikan uang tersebut berasal dari proyek alkes atau bukan, maka majelis hakim tidak mempertimbangan lebih lanjut karena tidak relevan dengan perkara terdakwa Siti Fadilah Supari," kata hakim Diah Siti Basariah dalam sidang pembacaan vonis di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jumat, 16 Juni 2017.

    Baca juga: Soal Aliran Duit ke PAN, Begini Pengakuan Siti Fadilah Supari

    Dalam perkara ini Siti Fadilah Supari divonis 4tahun penjara ditambah denda Rp 200 juta subsider dua bulan kurungan ditambah uang pengganti Rp 550 juta subsider 6 bulan kurungan karena dinilai terbukti melakukan korupsi pengadaan alkes pada 2005 dan menerima gratifiksi sebesar Rp 1,9 miliar.

    Meski demikian hakim menyetujui fakta-fakta hukum yang disampaikan jaksa penuntut umum KPK yang menyatakan adanya aliran dana ke Amien Rais dari Soetrisno Bachir Foundation (SBF).

    "Menimbang bahwa Yurida Adalni selaku Sekretaris Yayasan SBF, atas perintah Soetrisno Bachir melalui Nuki Syahrun adik ipar Soetrisno Bachir yang juga Ketua Yayasan SBF mentransfer uang sebesar Rp 250 juta ke Soetrisno Bachir dan ke Amien Rais sebesar Rp 600 juta, dengan perincian sebagai berikut," ujar hakim Diah.

    Simak pula: Pleidoi Siti Fadilah Tak Singgung Soal Rp 600 Juta ke Amien Rais

    "A. Pada 26 Desember 2006 ditransfer ke rekening Soetrisno Bachir sebesar Rp 250 juta. B. Pada 15 Januari 2007 ditransfer ke rekening M Amien Rais sebesar Rp 100 juta.
    C. Pada 13 April 2007 ditransfer ke rekening M Amien Rais sebesar Rp 100 juta.
    D. Pada 1 Mei 2007 ditransfer ke rekening M Amien Rais Rp 100 juta dan rekening Nuki Syahrun sebesar Rp 15 juta.
    E. Pada 21 Mei 2007 ditransfer ke rekening M Amien Rais Rp 100 juta.
    F. Pada 13 Agustus 2007 ditransfer ke rekening M Amien Rais sebesar Rp 100 juta.
    G. Pada 2 November 2007 ditransfer ke rekening Tia Nastiti sebesar Rp 10 juta dan M Amien Rais sebesar Rp 100 juta.
    H. Pada 31 Januari 2008 ditransfer ke rekening Tia Nastiti sebesar Rp 10 juta.
    I. Pada 1 April 2008 ditransfer ke rekening Tia Nastiti sebesar Rp 10 juta," kata Hakim Diah Siti Basariah membacakan rincian fakta aliran dana.

    Ketua tim Jaksa Penuntut Umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi Ali Fikri menilai berdasarkan pernyataan hakim yang menyetujui fakta-fakta aliran dana itu maka KPK dapat mengembangkan kasus tersebut ke perkara lain.

    Lihat juga: Hadapi Pledoi Siti Fadilah Supari, KPK: Kami Punya Semua Bukti

    "Fakta-faktanya aliran dana itu ada tapi tidak dapat dipastikan bahwa itu bersumber dari alkes dan tidak relevan dengan SFS (Siti Fadilah Supari). Artinya, kita tafsirkan bisa dilakukan pendalaman di luar perkara ini. Fakta-faktanya jelas, kami PU (penuntut umum) bukan berdasarkan asumsi tapi berdasarkan fakta-fakta di persidangan dan itu sudah dipertimbangkan majelis hakim," kata Ali Fikri seusai sidang.

    Namun Ali tidak mengungkapkan perkara apa yang relevan terkait aliran dana tersebut. "Kami perdalam lebih dulu, tidak bisa kita serta-merta menyatakan hari ini dengan perkara ini tapi minimal ini entry point yang cukup bagus dalam perkara ini. Hakim sudah sependapat aliran dana sebagai faktanya ada tapi tidak relevan dengan perkara Siti Fadilah Supari, dengan perkara yang mana? Kita dalami," ungkap Ali.

    ANTARA | DANANG FIRMANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.