Mapala Tanam 10 Ribu Bibit Tanaman Sepanjang DAS Musi 750 Km

Reporter

Ilustrasi menanam pohon. TEMPO/Fahmi Ali

TEMPO.CO, Palembang - Sejumlah mahasiswa pencinta alam (Mapala) dari 13 kampus di Palembang bakal melakukan aksi penanaman pohon sejumlah 10 ribu bibit di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Musi. Hal itu dilakukan untuk menggerakkan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di sepanjang DAS yang membentang mulai dari Ulu Musi, Empat Lawang hingga ke kota Palembang. Tidak hanya menanam, di sepanjang desa yang dilalui, para Mapala juga akan mensosialisasikan keberadaan Asian Games 2018 di Palembang.

Demikian disampaikan oleh ketua forum DAS Sumatera Selatan Syafrul Yunardi, Kamis, 15 Juni 2017. Menurutnya perjalanan bertajuk “Jelajah Musi Road to Asian Games” tersebut akan berlangsung selama sebulan penuh mulai dari 17 Juli hingga 17 Agustus 2017, dan penanaman pohon tersebut salah satu agenda pentingnya.

Baca juga:
Peringati Hari Bumi, Mahasiswa Makassar ...

Uniknya lagi, para mahasiswa ini menelusuri sungai sepanjang 750 kilometer itu menggunakan rakit bamboo bukan menggunakan perahu motor. Saat ini pihaknya telah menyiapkan berbagai tanaman khas Sumatera yang terdiri atas bambu, tanaman kehutanan dan tanaman buah-buahan seperti Rambai dan Lokam serta tanaman kehidupan lainnya. “Kami siapkan 50 jenis tanaman lokal khas daerah ini,” kata Syafrul.

Tim “Jelajah Musi road to Asian Games” juga akan di support oleh tim darat. Mereka juga bertugas mencatat kualitas air, mencatat dan merekam Flora-Fauna serta kondisi kondisi hutan. Setelah data dan fakta dikumpulkan, panitia akan membuat sembuah seminar dengan mengundang sejumlah pakar dari berbagai kampus dan institusi lainnya. Selanjutnya hasil dari trip sebulan itu akan dijadikan sebuah buku sebagai media pembelajaran bagi kalangan intelektual. “Tim diantara dari Mapala Muhammadiyah, Unsri, IGM.”

Baca pula:

Hari Bumi, Astra Tanam Pohon di Yogyakarta

Saat ini sebagian besar DAS Musi mengalami kerusakan parah akibat maraknya penebangan liar dan faktor alam lainnya. Bila tidak segera ditanggulangi, kata Syafrul, Forum DAS khawatir dapat menjadi pemicu banjir bandang dan tanah longsor. Secara administrasi DAS Musi melewati hampir seluruh kabupaten dan kota di Sumsel seperti dan juga melewati beberapa provinsi tetangga seperti Bengkulu, hingga Lampung Barat. “Finishnya akan bertepatan dengan upacara bendera HUT kemerdekaan.”

Sementara itu Sigit Wibowo, Kepala Dinas Kehutanan Sumsel menjelaskan pihaknya menyambut baik gagasan yang ditelorkan oleh Forum DAS, dengan penanaman pohon itu. Menurutnya pihaknya sangat terbantu dengan dilibatkannya masyarakat dan mahasiswa dalam menjaga daerah aliran sungai. Sehingga ia optimistis setelah “jelajah musi road to asian games” berakhir, maka akan semakin banyak warga di sekitar sungai memahami pentingnya menjaga keasrian lingkungan.

Selain itu, ia meyakini akan semakin banyak pula warga yang tinggal di desa-desa mengetahui adanya hajatan Asian Games pada Agustus 2018 nanti. “Karena menjaga DAS itu adalah kewajiban kita bersama,” katanya.

PARLIZA HENDRAWAN






Taat Instruksi Heru Budi Hartono, PNS Jakarta Selatan Kumpulkan Biji Buah

33 hari lalu

Taat Instruksi Heru Budi Hartono, PNS Jakarta Selatan Kumpulkan Biji Buah

Taat pada Heru Budi Hartono, Pemerintah Jakarta Selatan mengimbau Pegawai Negeri Sipil (PNS) mengumpulkan biji buah untuk ditanam kembali.


Dulu Greenpeace Cap Sungai Citarum Berbahaya, Bagaimana Sekarang?

43 hari lalu

Dulu Greenpeace Cap Sungai Citarum Berbahaya, Bagaimana Sekarang?

Dulu, Sungai Citarum terkenal sebagai tempat pembuangan limbah industri, sehingga sungai tercemar dan berbahaya bagi lingkungan. Bagaimana saat ini?


Polisi Tahan Anggota DPRD Palembang Tersangka Penganiayaan

25 Agustus 2022

Polisi Tahan Anggota DPRD Palembang Tersangka Penganiayaan

Syukri Zen dikenakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.


Jadi Tersangka Penganiayaan, Anggota DPRD Palembang Diancam 5 Tahun Penjara

25 Agustus 2022

Jadi Tersangka Penganiayaan, Anggota DPRD Palembang Diancam 5 Tahun Penjara

Tindak penganiayaan yang dilakukan tersangka MZ terekam video amatir berdurasi 15 detik dari seorang warga yang juga sedang mengantre BBM.


Sensasi Makan Pindang Terapung di Tepian Sungai Musi

25 Juli 2022

Sensasi Makan Pindang Terapung di Tepian Sungai Musi

Lokasinya di pinggiran Sungai Musi, Kota Palembang membuat sensasi makannya makin intim dan unik.


Libur Sekolah, Pelabuhan Tanjung Api-api Banyuasin Antisipasi Lonjakan Penumpang

20 Juni 2022

Libur Sekolah, Pelabuhan Tanjung Api-api Banyuasin Antisipasi Lonjakan Penumpang

Umumnya masyarakat mengisi libur sekolah dengan naik kapal dari Pelabuhan Tanjung Api-api, Banyuasin, ke Tanjung Kalian, Muntok, Bangka Belitung.


Asal Usul di Balik Nama Pempek Palembang

20 Juni 2022

Asal Usul di Balik Nama Pempek Palembang

Di beberapa literatur disebutkan nama makanan pempek sudah ada sejak abad VII di masa Kerajaan Sriwijaya. Yakni nama seorang warga etnis Tionghoa.


4 Rekomendasi Wisata di Kota Palembang

20 Juni 2022

4 Rekomendasi Wisata di Kota Palembang

Kota Palembang yang terkenal sebagai kota Pempek ini, ternyata tak hanya kota yang memiliki beragam kuliner tapi punya destinasi wisata bersejarah.


5 Kuliner Kota Palembang Bukan Cuma Pempek, Ada Celimpungan, Apakah itu?

17 Juni 2022

5 Kuliner Kota Palembang Bukan Cuma Pempek, Ada Celimpungan, Apakah itu?

Kota Palembang dikenal sebagai kota tertua di Indonesia. Kuliner khas daerah ini pun berlimpah, tidak cuma pempek tapi ada celimpungan pula.


1339 Tahun Kota Palembang, Kota Tertua di Indonesia Sejak Kapan?

17 Juni 2022

1339 Tahun Kota Palembang, Kota Tertua di Indonesia Sejak Kapan?

Kota Palembang ini ibu kota Sumatera Selatan sekaligus kota terbesar kedua di Sumatera setelah Medan. Hari ini 17 Juni, Palembang berusia 1339 tahun.