Ketika Jokowi Bingung Mencari Materi Kuis Bagi-bagi Sepeda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana buka puasa yang digelar Presiden Joko Widodo bersama anak-anak di Istana Kepresidenan, Jakarta, 12 Juni 2017. Tempo/Istman

    Suasana buka puasa yang digelar Presiden Joko Widodo bersama anak-anak di Istana Kepresidenan, Jakarta, 12 Juni 2017. Tempo/Istman

    TEMPO.CO, Jakarta -Berbagi sepeda sudah biasa dilakukan Presiden Joko Widodo, baik ketika melakukan kunjungan kerja di dalam negeri,  luar negeri, atau ketika menjamu anak-anak di Istana Kepresidenan.

    Berbagai jenis pertanyaan juga biasa ia ajukan sebelum membagikan sepeda-sepeda tersebut. Umumnya, ia mengajukan pertanyaan soal pulau, ikan, atau nama-nama provinsi di Indonesia. Uniknya, saking seringnya menggunakan pertanyaan yang itu-itu saja, Jokowi jadi bingung membuat pertanyaan yang baru.

    Baca: Salah Eja Ikan Tongkol, Pelajar Ini Dapat Sepeda dari Jokowi

    Kejadian tersebut, saat ia menggelar buka bersama di Istana Kepresidenan, Rabu, 14 Juni 2017. Melihat sejumlah hadirin yang hadir berasal dari lembaga-lembaga ternama dan berpendidikan tinggi, Jokowi mencoba membuat pertanyaan yang lebih menantang. Tetapi, ia gagal. "Enaknya ngasih pertanyaan apa ya? Masak ditanyai soal ikan lagi. Itu anak SD  juga bisa," ujar Presiden sambil terkekeh.

    Jokowi sempat berpikir selama beberapa menit. Namun tetap saja belum menemukan materi pertanyaan yang pas. Akhirnya Presiden menyerah dan kembali memberikan pertanyaan seputar ikan. Kali ini disertai seloroh.

    "Sebutkan 10 nama ikan, baik ikan air tawar maupun laut, kecuali ikan tongkol," ujar Jokowi. Ucapan Presiden langsung mengundang tawa hadirin. Maklum, sempat ada "insiden" kecil saat seorang anak salah mengucapkan nama ikan tongkol di depan pria asal Solo itu.

    Simak: Jokowi Beri Hadiah Sepeda, Siswa Yatim Piatu Ini Histeris

    Pertanyaan atau tantangan selanjutnya makin nyeleneh. Misalnya, ia meminta hadirin yang bisa silat untuk maju jika ingin mendapatkan sepeda.  Sampai di depan, Jokowi  menyuruhnya untuk mempraktikan gerakan silat.

    Contoh nyeleneh lainnya, Presiden Joko Widodo meminta hadirin yang membawa foto ibunya di dompet untuk maju  jika ingin mendapat sepeda. Presiden juga  meminta hadirin yang memakai kaos kaki bolong untuk maju.

    Meski gagal memberikan pertanyaan menantang, kuis bagi-bagi sepeda tersebut tetap disambut antusias dan tawa oleh peserta acara. Apalagi, jika peserta tidak bisa menjawab tantangan atau pertanyaan yang diberikan Presiden Joko Widodo seperti gagal mengucapkan sila-sila Pancasila.  "Sebutkan sila-sila Pancasila secara lengkap. Ayo!" ujar Jokowi.

    Lihat: Selain Choky Sitohang, Raisa Juga Dapat Sepeda dari Jokowi

    Baru menyebutkan sila kedua, penerima tantangan yang ternyata seorang wartawan sudah membuat kesalahan. "Kemanusiaan yang beradab," ucapnya grogi yang langsung disambut tawa hadirin dan wajah malu si penerima tantangan.

    Sepeda yang diberikan Jokowi  kali  ini berbeda dari sebelum-sebelumnya. Jika sebelumnya ia membagikan sepeda gunung, sekarang sepeda fixie. "Sekarang sepedanya spesial nih," ujarnya.

    ISTMAN MP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.