Alasan Hendropriyono, PKPI Dukung Jokowi Maju ke Pilpres 2019

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kiri) dan Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Indonesia, Hendropriyono dalam Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 PKP Indonesia di Jakarta, 15 Januari 2017. Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo menyampaikan harapannya untuk PKPI ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Presiden Joko Widodo (kiri) dan Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Indonesia, Hendropriyono dalam Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 PKP Indonesia di Jakarta, 15 Januari 2017. Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo menyampaikan harapannya untuk PKPI ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) mendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk melanjutkan periode kepemimpinan dalam Pilpres 2019. Deklarasi dukungan tersebut pun dibacakan Ketua Umum PKPI Abdullah Makhmud Hendropriyono di depan massa relawan partainya.

    "Hari ini, PKPI menyatakan dukungannya kepada Insinyur Joko Widodo (Jokowi) untuk maju sebagai capres pada Pilpres 2019. Dukungan ini kami berikan dan akan segera ditindaklanjuti dalam berbagai langkah strategis dan taktis, sesuai kebijakan organisasi," ujar Hendropriyono di halaman kantor Dewan Pimpinan Pusat PKPI, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 12 Juni 2017.

    Baca juga:

    Aburizal Bakrie Ingin Bahas Cawapres Jokowi, Istana Merespons

    Setya Novanto Akan Rayu Jokowi Jadi Calon Presiden Usulan Golkar

    Mantan Kepala Badan Intelejen Negara itu meyakini Indonesia masih memerlukan Jokowi sebagai pemimpin. PKPI, ujar dia, melihat Jokowi sebagai sosok yang mampu menerjemahkan amanat konstitusi ke dalam program kerja yang nyata.

    Salah satu yang dia sorot adalah sifat 'Indonesia sentris' dalam program Kabinet Kerja. Maksud Hendropriyono, Jokowi tak hanya mengutamakan pembangunan di Pulau Jawa, tapi juga di wilayah lain yang jauh dari pusat pemerintahan.

    Baca pula:

    Partai Parsindo Usung Tommy Soeharto di Pilpres 2019 

    Rhoma Irama Beri Sinyal Bakal Maju Pilpres 2019  

    "Dia membangun infrastruktur, melakukan terobosan dengan menyamakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di 12 daerah terpencil dengan harga di pulau Jawa," tuturnya.

    Hasil salah satu survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menurut dia menunjukkan prestasi Jokowi.  "Survei memperlihatkan 58 persen masyarakat cukup puas dengan kinerja presiden Joko Widodo. Bukan hanya itu, tingkat keterpilihannya juga berada pada angka 53,7 persen," kata Hendropriyono.

    Silakan baca:

    Hanura Berjanji Dukung Jokowi Lagi di Pilpres 2019

    Dia pun menyebut Jokowi membawa Indonesia ke posisi ke-4 negara dengan prospek investasi terbaik, setelah Amerika, Cina, dan India, versi United Nations Conference on Trade and Development.

    "Ia sukses membangun basis dukungan kultural dari kekuatan-kekuatan Islam arus utama, seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadyah. Alhasil, sentimen keagamaan yang dipakai untuk menjatuhkan kredibilitas dirinya, tidak berdampak apa-apa terhadap kepercayaan rakyat," ucap Hendropriyono dalam deklarasinya.

    Pembacaan deklarasi itu dihadiri ratusan relawan PKPI dan masyarakat pendukung Jokowi. Penampilan Hendropriyono yang berdiri di atas panggung tampak kompak dengan jajarannya, yang jas berwarna merah dan celana serba putih. Di antara anggota PKPI, tampak mantan Wakil Presiden Try Sutrisno yang juga hadir dalam pembacaan deklarasi tersebut.

    YOHANES PASKALIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RAPBN 2020, Ada 20 Persen untuk Pendidikan, 5 untuk Pendidikan

    Dalam RAPBN 2020, pembangunan Indonesia akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berikut besaran dan sasaran yang ingin dicapai.