Ini Ruas Jalur Mudik di Banten yang Minim Penerangan Jalan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Truk memadati jalan tol Jakarta-Merak. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Truk memadati jalan tol Jakarta-Merak. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Serang - Pemudik dari arah Jakarta menuju Pelabuhan Merak atau sebaliknya, diminta lebih berhati-hati saat melintasi jalur tersebut terutama pada malam hari.

    “Masih sangat sedikit jumlah penerangannya. Dari tahun ke tahun juga memang selalu begitu, tidak pernah ada penambahan lampu jalan,” ujar Muhamad Tohir, warga Kecamatan Cikande kepada Tempo, Senin 12 Juni 2017.

    Baca juga: Mudik di Pantura, Waspada Tol Brebes-Pemalang Minim Lampu  

    Berdasarkan pantauan, jalur mudik yang saat ini masih minim penerangan terdapat di ruas Jalan Raya Serang-Jakarta tepatnya di daerah Cikande-Kragilan, jalan raya Serang-Cilegon.

    Lalu di kawasan Cikuasa Atas, Kecamatan Grogol Kota Cilegon, Serang-Pandeglang-Labuan-Pasauruan-Anyar sepanjang 106 kilometer, lintasan Cilegon-Anyar sepanjang 17 kilometer, serta lintasan Mengger-Mandalawangi-Caringin sepanjang 28,7 kilometer.

    Tohir mengatakan ruas jalan di wilayah Serang Timur khususnya di sekitar Kibin-Cikande memang masih terbatas jumlah penerangannya. Meskipun ada, jarak antarpenerangan cukup jauh, sehingga tidak cukup dalam menerangi ruas jalan.

    Tohir menuturkan, sebentar lagi ruas jalan tersebut akan digunakan sebagai akses mudik. Seharusnya penerangan lebih diperhatikan. Sebab, banyak pemudik yang akan melintas pada malam hari, karena menghindari panas jika siang hari.

    “Suka ramai kalau mudik, ini kan jalan yang biasanya dipakai pemudik dari Jakarta, khususnya sepeda motor,” ujarnya.

    Abdul Karim, warga Merak, Kota Cilegon juga mengatakan kondisi jalan menuju Pelabuhan Merak tepatnya di wilayah Cikuasa atau jalur keluar tol menuju Pelabuhan Merak sudah lama tidak memiliki penerangan jalan umum.

    “Terutama Jalan Cikuasa Atas dan Bawah, dipastikan pada malam hari jalur tersebut sangatlah gelap, sementara ini pengguna jalan hanya dibantu penerangan dari bangunan-bangunan yang berdiri disepanjang jalan itu,” katanya.

    Karim mengatakan, untuk jalur di Cikuasa Bawah, pengguna jalan diminta untuk berhati-hati karena disepanjang jalan itu terdapat jalan berkelok tajam, terutama di depan Hotel Beach Merak.

    “Intinya ruas jalur Kota Cilegon-Merak hingga kini minim penerangan sehingga rawan kecelakaan lalu lintas pada malam hari, khususnya pemudik sepeda motor,” katanya.

    Sebelumnya, Kepala Kepolisian Daerah Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo, menghimbau para pemudik sepeda motor yang melintasi jalur Cikuasa Bawah hingga Merak untuk lebih berhati-hati.

    Kapolda juga meminta para pemudik agar memanfaatkan waktu siang hari untuk mudik agar lebih aman dan tidak menimbulkan antrean panjang dibandingkan malam hari. "Kami minta pemudik yang hendak menuju Merak mewaspadai minimnya penerangan yang bisa mengakibatkan kecelakaan juga rawan kejahatan," kata Listyo Sigit Prabowo.

    Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten Revri Aroes menjelaskan, untuk memantau arus mudik tahun ini, selain menerjunkan ribuan personel dan membangun sejumlah pos pelayanan dan pengamanan, pihaknya memasang kamera pengawas atau CCTV di 20 titik di sepanjang jalur mudik.

    Simak juga: Mudik Lebaran 2017, Menteri Basuki Siapkan Parking Bay

    “CCTV itu terbagi dari kita dan Polda. Dari Dishub 10 CCTV, dari Polda juga 10 CCTV. Nanti kita pun akan melakukan pemantauan melalui CCTV,” katanya.

    Terkait kesiapan arus mudik, Revri mengaku sangat siap. Kondisi jalan sudah lebih membaik dan traffic light pun telah dalam posisi siap. “Mudah-mudahan di hari H semuanya berjalan baik,” katanya.

    WASI’UL ULUM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.