Kantor Wali Kota Kendari Rusak Berat Akibat Terbakar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tiga ruangan di kantor Wali Kota Kendari yang terletak di Jalan Abdullah Silondae terbakar Senin subuh sekitar pukul 5.00 wita. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. TEMPO/ROSNIAWANTY FIKRI

    Tiga ruangan di kantor Wali Kota Kendari yang terletak di Jalan Abdullah Silondae terbakar Senin subuh sekitar pukul 5.00 wita. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. TEMPO/ROSNIAWANTY FIKRI

    TEMPO.COKendari Kebakaran hebat terjadi di kantor Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin, 12 Juni 2017, sekitar pukul 05.00 Wita. Api menghanguskan tiga ruangan kantor yang terletak di Jalan Abdullah Silondae, Kecamatan Mandonga, itu. 

    "Seperti yang kita lihat, untuk sementara waktu gedungnya tidak bisa digunakan lagi. Hancur betul, jadi ini harus rehab berat," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kendari Junaidin Umar saat meninjau lokasi kebakaran. 

    Baca: Kebakaran di Tambora, Petugas Pemadam Tersengat Listrik 

    Petugas pemadam kesulitan mengevakuasi barang-barang yang ada di dalam ruangan. Hanya sejumlah dokumen penting milik Kepala Bagian Umum dan Bendahara Pemerintah Kota Kendari yang dapat diselamatkan.

    "Jadi hanya beberapa dokumen saja yang bisa diselamatkan, sisanya habis terbakar, seperti komputer, AC, dan berkas-berkas yang ada. Setengah mati kami keluarkan semua barang ini. Itu pun hanya ini saja. Kami jebol di sebelah, baru bisa dikeluarkan," tuturnya.

    Simak: Menjelang Ramadan, Jumlah Kebakaran Meningkat 

    Setelah setengah jam dilakukan pemadaman dengan bantuan lima unit mobil pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari, api akhirnya berhasil dijinakkan.

    Anggota Kepolisian Resor Kendari berjaga-jaga di lokasi kejadian. Ruangan yang menjadi pusat kebakaran telah dipasangi garis polisi. Polisi menunggu tim Laboratorium Forensik (Labfor) Makassar untuk menyelidiki penyebab kebakaran. 

    “Kami masih menunggu tim Labfor Makassar untuk membantu proses penyelidikan,” ujar Kapolres Kendari Ajun Komisaris Besar Sigid Haryadi. 

    ROSNIAWANTY FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.