Presiden Jokowi Lantik Anggota DKPP Periode 2017-2022

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi menyampaikan arahan dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, 15 Maret 2017. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Presiden Jokowi menyampaikan arahan dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, 15 Maret 2017. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.COJakarta - Presiden Joko Widodo melantik anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) periode 2017-2022. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin, 12 Juni 2017. Presiden Jokowi melantik para anggota berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 75 Tahun 2017.

    Mereka yang dilantik ialah Hasyim Asyari, Dewi Pettalolo, Topo Santoso. Lalu Yuswandi A. Tumenggung, Muhammad, Teguh Prasetyo, dan Alfitra Salamm.

    Baca: JK Apresiasi Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, Sebabnya...

    Sejumlah pejabat negara hadir dalam pelantikan tersebut, di antaranya Ketua DKPP periode 2012-2017, Jimly Asshiddiqie, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan Menteri Perhubungan Budi Karya.

    Seusai pelantikan, Jimly mengapresiasi komposisi anggota DKPP yang baru. Ia mengaku kenal dan tahu kemampuan mereka. "Orang-orang yang punya integritas," kata mantan Ketua DKPP itu di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

    Jimly berpesan kepada anggota terpilih agar terus menjaga kesinambungan lembaga. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu menyatakan DKPP tidak boleh bergantung kepada sosok atau ketokohan seseorang, tapi yang harus dikedepankan ialah sistem.

    Baca: Pemilih di DPT Rutan Salemba Berkurang, DKPP Minta KPU Berbenah

    Ke depan, DKPP akan menghadapi tantangan yang cukup besar. Sebab, ucap Jimly, masih akan ada pemilihan kepala daerah dan yang utama ialah pemilihan umum serentak. "Akan ada pilkada yang lebih banyak dan kompleks," ucapnya.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pidato Jokowi Terkait Kinerja dan Capaian Lembaga Tinggi Negara

    Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR pada 16 Agustus 2019. Inilah hal-hal penting dalam pidato Jokowi.