Kematian Jupe, Persatuan Istri Anggota DPR: Kenali Kanker Serviks  

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Julia Perez menangis saat memotong rambutnya dalam syuting film kepedulian terhadap penderita penyakit kanker di kediamannya di Jakarta, 25 Februari 2016. Film yang berdasarkan kisah nyata tersebut sebagai bentuk kepedulian Jupe pada pejuang kanker dengan memotong rambutnya. TEMPO/Nurdiansah

TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi dangdut Julia Perez atau Jupe berpulang akibat kanker serviks yang dideritanya selama beberapa tahun. Persatuan Istri Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (PIA DPR) meminta para wanita Indonesia mengambil pelajaran dari peristiwa kepergian artis yang bernama asli Yuli Rahmawati itu dan lebih peduli terhadap kesehatan.

Ketua PIA DPR, Desty Setya Novanto, mengatakan wanita Indonesia perlu memperhatikan segala bentuk potensi ancaman yang setiap saat bisa datang dan merenggut nyawa manusia lewat berbagai macam penyakit, salah satunya kanker serviks.

Baca: Julia Perez Meninggal, Tiap Jam Ada Penderita Kanker Rahim Wafat

Informasi tentang kanker serviks sudah banyak dan dapat dipelajari serta dikenali bagaimana penyakit ini tumbuh dan berkembang di dalam tubuh. “Selebihnya, sikap dan perilaku serta tradisi serta budaya menjadi faktor-faktor penting dalam mencegah terjadinya kanker serviks,” katanya dalam keterangan tertulis, Ahad, 11 Juni 2017.

Istri Ketua DPR Setya Novanto ini mengimbau wanita Indonesia agar memanfaatkan layanan kesehatan yang diberikan pemerintah, seperti BPJS Kesehatan dan Kartu Indonesia Sehat untuk rutin periksa kesehatan di fasilitas-fasilitas kesehatan yang tersedia.


“BPJS dan KIS dapat kita nikmati bersama. Ingat, mencegah lebih baik dari pada mengobati,” ujarnya.

Desty meminta para wanita yang tengah mengidap penyakit kanker serviks untuk meniru semangat Julia Perez. Menurut dia, Jupe menunjukkan bahwa semangat untuk hidup harus tetap ada dalam diri tiap manusia.

“Terlebih seorang perempuan yang lazim diidentikkan dengan kelemahan. Ia menunjukkan bahwa penyakit tidak menghalanginya untuk berkarya dan menghibur masyarakat dalam setiap situasi dan kondisi apa pun yang sedang terjadi,” katanya.

Kanker serviks adalah kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Leher rahim berfungsi sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina.

Simak juga: Sebelum Julia Perez, 5 Artis Ini Meninggal Juga karena Kanker 

Kanker serviks merupakan kanker nomor dua terbanyak pada perempuan di Indonesia, setelah kanker payudara. Penyebab utama kanker serviks, yakni infeksi Human Papilloma Virus (HPV).

Penyakit ini sering tidak disadari perempuan, karena menyerang tubuh secara perlahan sehingga sulit disadari tanpa melakukan pemeriksaan. Penyakit ini banyak terjadi pada perempuan yang sudah menikah atau perempuan yang sudah menjalani hubungan seksual secara aktif.

Dokter spesialis ongkologi ginekologi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Prof Dr dr Andrijono SpOG(K), mengatakan, melalui skrining, kanker serviks ditemukan pada 1 dari 1.000 perempuan. Angka kematiannya pun diperkirakan satu orang setiap satu jam. Julia Perez salah satu di antaranya.

AHMAD FAIZ






PSHK Desak Jokowi Tidak Keluarkan Kepres Pengangkatan Guntur Hamzah sebagai Hakim Konstitusi

5 jam lalu

PSHK Desak Jokowi Tidak Keluarkan Kepres Pengangkatan Guntur Hamzah sebagai Hakim Konstitusi

PSHK meminta Presiden Jokowi tidak mengeluarkan Keputusan Presiden soal pengangkatan Guntur Hamzah sebagai hakim konstitusi.


PSHK Menilai Pemberhentian Hakim MK Aswanto oleh DPR Cacat Hukum

9 jam lalu

PSHK Menilai Pemberhentian Hakim MK Aswanto oleh DPR Cacat Hukum

Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) menilai langkah DPR memberhentikan paksa Hakim Konstitusi Aswanto melanggar konstitusi.


MK Tolak Gugatan PKS Soal Presidential Threshold 20 Persen, Ini Penjelasan Ambang Batas Pemilu 2024

18 jam lalu

MK Tolak Gugatan PKS Soal Presidential Threshold 20 Persen, Ini Penjelasan Ambang Batas Pemilu 2024

Presidential threshold mengatur ambang batas perolehan suara jika ingin mengajukan capres dan cawapres. MK tolak gugatan PKS soal ambang batas.


Ketentuan Presidential Threshold 20 Persen Dinilai Persempit Demokrasi

1 hari lalu

Ketentuan Presidential Threshold 20 Persen Dinilai Persempit Demokrasi

Selain ke MK, upaya mengubah ketentuan presidential threshold dinilai mesti melalui komunikasi dengan pimpinan partai politik.


Hakim Mahkamah Konstitusi Aswanto Diberhentikan DPR, Ini Kata Pakar Hukum Tata Negara

1 hari lalu

Hakim Mahkamah Konstitusi Aswanto Diberhentikan DPR, Ini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Pemberhentian Hakim Mahkamah Konstitusi Aswanto dinilai bertentangan dengan undang-undang. Alasan DPR pun dinilai sangat politis.


Komisi IV Soroti Pengelolan Sampah di Yogyakarta

2 hari lalu

Komisi IV Soroti Pengelolan Sampah di Yogyakarta

Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI mengunjungi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang merupakan tempat pembuangan sampah gabungan.


Setjen DPR Gelar 'Core Values' dan 'Employee Branding' ASN

2 hari lalu

Setjen DPR Gelar 'Core Values' dan 'Employee Branding' ASN

Sekretariat Jenderal DPR RI mengadakan sosialisasi Core Values dan Employee Branding Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meningkatkan awareness seluruh pegawai Setjen DPR RI untuk terus menginternalisasikan nilai-nilai Ber-AKHLAK.


Dukungan 'Green Energy' dalam Rangkaian Kegiatan P20

2 hari lalu

Dukungan 'Green Energy' dalam Rangkaian Kegiatan P20

DPR RI akan menyelenggarakan kegiatan 8th G20 Parliamentary Speakers' Summit (P20)


Fit and Proper Test Komnas HAM, DPR Singgung Atensi Berbeda di Kasus Brigadir J dan KM 50

2 hari lalu

Fit and Proper Test Komnas HAM, DPR Singgung Atensi Berbeda di Kasus Brigadir J dan KM 50

Arsul Sani singgung atensi atau perhatian Komnas HAM yang berbeda di beberapa kasus seperti Brigadir J, Lukas Enembe, Wadas dan KM 50.


Komisi III DPR RI Gelar Fit and Proper Test 14 Calon Anggota Komnas HAM

2 hari lalu

Komisi III DPR RI Gelar Fit and Proper Test 14 Calon Anggota Komnas HAM

Komisi III DPR RI menggelar uji kepatutan dan kelayakan calon anggota Komnas HAM periode 2022-2027. Ada 14 kandidat yang akan di uji oleh komisi III DPR RI.