Mahasiswi Pendaki Gunung Asal Unpar Lanjut Taklukkan Seven Summit  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tiga mahasiswi Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Jawa Barat, yang tergabung dalam tim The Women of Indonesia's Seven Summits Expedition Mahitala Unpar (Wissemu) mengibarkan bendera di puncak gunung Aconcagua, Argentina. forumhijau.com

    Tiga mahasiswi Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Jawa Barat, yang tergabung dalam tim The Women of Indonesia's Seven Summits Expedition Mahitala Unpar (Wissemu) mengibarkan bendera di puncak gunung Aconcagua, Argentina. forumhijau.com

    TEMPO.CO, Bandung - Tim mahasiswi pendaki gunung dari Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Parahyangan Bandung melanjutkan ekspedisi tujuh puncak gunung tertinggi di dunia (Seven Summits). Kali ini mereka akan meraih puncak keenam. Pada 12 Juni-21 Juli 2017, tim akan mendaki puncak Gunung Denali di Alaska setinggi 6.190 meter dari permukaan laut.

    Tim The Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition Mahitala-Unpar (WISSEMU) terdiri atas dua pendaki gunung, yaitu Fransiska Dimitri Inkiriwang, 23 tahun, dan rekan sebayanya, Mathilda Dwi Lestari. Tim telah mempersiapkan operasional, memantapkan fisik, mental, dan memenuhi kebutuhan logistik.

    Baca juga: Lokasi Terkenal di Everest, Hillary Step, Telah Ambruk

    "Menu latihan fisik, seperti latihan beban, lari jauh, lari trek, yoga, berenang, climbing, bouldering, dan lainnya telah menjadi rutinitas harian kami," kata Fransiska, Sabtu, 10 Juni 2017. Latihan itu berlangsung selama lima bulan ini.

    Latihan intens dilakukan tim untuk menghadapi cuaca ekstrem dan jalur pendakian yang terkenal panjang di Gunung Denali. Rutenya melebihi jalur pendakian ke Gunung Everest.

    Karena itu pendakian kali ini diperkirakan memakan waktu 22 hari. Total beban yang akan
    dibawa masing-masing sekitar 40 kilogram. Tim akan bertolak Senin, 12 Juni 2017, pukul 08.00.

    Sebelumnya, tim tersebut meraih puncak pertama di Gunung Carstensz Pyramid (4.884 mdpl) yang mewakili Lempeng Australasia pada 13 Agustus 2014, Gunung Elbrus (5.642 mdpl) yang mewakili Lempeng Eropa pada 15 Mei 2015, dan Gunung Kilimanjaro (5.895 mdpl) yang mewakili Lempeng Afrika pada 24 Mei 2015.

    Selanjutnya, dua pendaki gunung asal Universitas Parahyangan itu menyasar puncak Gunung Aconcagua (6.962 mdpl) yang mewakili Benua Amerika Selatan pada 30 Januari 2016, dan Gunung Vinson Massif (4.892 mdpl) yang mewakili Lempeng Antartika pada 5 Januari 2017. Tim mencatatkan sejarah sebagai tim perempuan Indonesia pertama yang berhasil mendaki puncak tertinggi di Antartika.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.