OTT di Bengkulu, Juru Bicara KPK: Kami Mengamankan 3 Orang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah seusai dilantik Ketua KPK Agus Rahardjo di gedung KPK, 6 Desember 2016. Tempo/Maya Ayu

    Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah seusai dilantik Ketua KPK Agus Rahardjo di gedung KPK, 6 Desember 2016. Tempo/Maya Ayu

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Febri Diansyah, membenarkan adanya operasi tangkap tangan pejabat Kejaksaan Tinggi Bengkulu, pada Jumat pagi, 9 Juni 2017. KPK menangkap tiga orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) untuk dibawa ke Jakarta.

    “Ya benar, ada kegiatan OTT yang dilakukan KPK di Bengkulu. Kami amankan tiga orang yang dibawa ke Jakarta,” kata Febri melalui pesan tertulis di Jakarta, Jumat, 9 Juni 2017.

    Baca: Cerita Saksi Mata Saat Jaksa di Bengkulu Terjaring OTT KPK

    Febri menjelaskan, tiga orang yang ditangkap berasal dari unsur swasta, pejabat pengadaan, dan unsur penegak hukum. Sesuai dengan KUHAP, kata Febri, ada waktu maksimal 24 jam untuk menentukan status dari ketiga orang yang terjaring OTT.

    Namun Febri tak menjelaskan kasus yang menjerat ketiga orang tersebut. “Segera akan kami sampaikan hasilnya dalam konferensi pers yang paling cepat akan dilakukan sore ini,” ujarnya.

    Baca: Jaksa Kena OTT KPK di Bengkulu Dibawa ke Jakarta

    Dari informasi yang diperoleh Tempo, KPK menangkap Kepala Seksi III Intel Kejaksaan Tinggi Bengkulu Parlin Purba. Peristiwa penangkapan terjadi saat acara pisah sambut pejabat Kepala Kejaksaan Sendjun Manullang digelar di sebuah restoran yang ada di Kota Bengkulu, Kamis, 8 Juni 2017, sekitar pukul 23.30 WIB.

    Pada malam penangkapan, petugas KPK juga menggeledah dan menyegel ruang kerja Aspidsus dan Kasi III Intel Kejaksaan Tinggi Bengkulu. KPK pada malam itu menahan Kepala Seksi di Balai Wilayah Sungai Sumatera berinisial AA. Bersama AA, tim KPK juga menangkap seorang kontraktor.

    ARKHELAUS W. | MAYA AYU PUSPITASARI

    Video Terkait:
    OTT Kejati Bengkulu, Jaksa Parlin Purba Terancam Dipecat





     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.