Lahan Bakal Pelabuhan Patimban Subang Rampung Didata

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pekerja sedang melakukan pekerjaan finishing pembatas jalan di atas dermaga pelabuhan Patimban di Desa Patimban, Subang, Jawa Barat, Ahad 7 Desember 2014. TEMPO/Nanang Sutisna

    Sejumlah pekerja sedang melakukan pekerjaan finishing pembatas jalan di atas dermaga pelabuhan Patimban di Desa Patimban, Subang, Jawa Barat, Ahad 7 Desember 2014. TEMPO/Nanang Sutisna

    TEMPO.CO, Bandung - Bupati Subang Imas Ayumningsih mengatakan, lahan bakal Pelabuhan Patimban di wilayahnya sudah didata. “Progresnya kemarin sudah pendataan lahan. Lalu (penentuan) titik koordinatnya, tinggal menunggu pembayaran dari LMAN (Lembaga Manajemen Aset Negara) dari harga yang ditunjukkan oleh appraisal,” kata Imas selepas pelantikannya sebagai bupati Subang definitif di Gedung Sate Bandung, Kamis, 8 Juni 2017.

    Imas mengatakan, ada sekitar 120 keluarga yang lahannya akan dibebaskan untuk Pelabuhan Patimban. Lahan darat yang dipergunakan, diklaimnya relatif sedikit karena badan pelabuhan akan berdiri di atas lahan reklamasi seluas 360 hektare. “Kalau KK tidak banyak di sekitar itu, kebetulan itu banyaknya tanah tambak, dan ada juga tanah pemeintah daerah di situ,” kata dia.

    Baca juga: Gubernur Jawa Barat Tetapkan Lokasi Pelabuhan Patimban

    Dia mengklaim pemerintah dan warga sudah berembuk dan sepakat mendukung proyek Pelabuhan Patimban. “Kami sudah berembuk semua, tidak ada juga spekulan-spekulan. Intinya nanti appraisal yang menentukan berapa. Pembebasan lahan, kami sudah siap,” kata Imas.

    Imas mengatakan, belum tahu rincian rencana membangun jalan tol yang akan menjadi salah satu akses menuju Pelabuhan Patimban. “Saya belm tahu pasti sisi mana, atau koordinatnya di mana,” kata dia.

    Namun, dia menginginkan rute bakal jalan tol itu tidak banyak melintasi rumah warga agar pembebasan lahannya bisa berlangsung cepat. “Saya imbau untuk melihat lahan yang tidak terlalu banyak membebaskan rumah. Karena itu pasti tinggi harganya, dan berabe,” kata Imas.

    Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar sempat menyinggung soal proyek Pelabuhan Patimban saat melantik Imas menjadi bupati Subang definitif setelah pejabat sebelumnya Ojang Sohandi resmi dicopot setelah dihukum atas pidana korupsi. “Subang sebagai kawasan strategis pembangunan nasional, kemudian jelas Patimban dan pembangunan jalan tol ke sana, dan juga masalah pertanian,” kata dia, Kamis, 8 Juni 2017.

    Deddy mengatakan, tahun ini proyek Pelabuhan Patimban masuk dalam tahapan pembebasan lahan. Pemerintah menyediakan angaran Rp 500 miliar tahun ini untuk pembebasan lahannya. “Dana itu tahun ini untuk pembebasan lahah, bukan pembanguann proyeknya,” kata dia.

    Pada pelantikan bupati Subang itu, Deddy wanti-wanti soal semua pembangunan Pelabuhan Patimban agar jangan sampai berimbas pada produksi pertaniannya. “Bagaimanapun pembangunan nantinya, areal pertanian jangan sampai berkurang,” kata Deddy.

    AHMAD FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.