Jaksa Agung HM Prasetyo Pertimbangkan Tarik Banding Kasus Ahok  

Reporter

Jaksa Agung HM Prasetyo saat sesi wawancara khusus dengan Tempo Media Grup di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, 18 November 2015. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan tak menutup kemungkinan pihaknya akan mencopot banding atas putusan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Alasan kuatnya adalah karena Ahok telah menerima vonis majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

"Toh Ahok sudah menerima putusan. Jadi kami lebih baik fokus ke perkara lain yang lebih penting," kata Jaksa Agung HM Prasetyo saat ditanyai di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta, Rabu, 7 Juni 2017.

Baca juga:
Jaksa Agung HM Prasetyo Bantah Lakukan Banding karena Dukung Ahok

Prasetyo menegaskan, jaksa penuntut umum masih mempelajari lebih jauh manfaat proses banding dalam kasus penodaan agama yang menjerat Ahok. Prasetyo belum bisa memastikan kapan banding itu dicabut. "Yang pasti memang kami melihat (dulu) manfaatnya itu," ujarnya.

Jaksa Agung sebelumnya membantah bahwa pengajuan banding dari penuntut umum terkait dengan urusan politik. Tudingan itu muncul lantaran Prasetyo berasal dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem), yang mendukung Ahok dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. 

Baca pula:
Ahok Cabut Banding, Apa Komentar Jaksa Agung?
Jaksa Agung Belum Akan Tarik Banding Kasus Ahok

Menurut Prasetyo, materi banding yang sempat diajukan Ahok dan yang diajukan penuntut umum berbeda.

Upaya banding dari pihak Ahok, menurut Jaksa Agung HM Prasetyo, adalah meminta keringanan hukuman. Adapun banding yang dilakukan penuntut umum mempersoalkan keputusan majelis hakim yang menyebut Ahok terbukti menistakan agama. Padahal, dalam dakwaan, jaksa menyorot timbulnya kerusuhan akibat kasus Ahok. 

“Banding memang seyogianya kami lakukan,” ujar Prasetyo saat ditanyai di Dewan Perwakilan Rakyat, Selasa, 6 Juni 2017.

YOHANES PASKALIS






Pantai Maju Jakarta, Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, dan Tempat Main Layang-layang

11 jam lalu

Pantai Maju Jakarta, Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, dan Tempat Main Layang-layang

DKI Jakarta mengoperasikan kawasan Jalan Sehat dan Sepeda Santai (Jalasena) Pantai Maju Jakarta untuk bermain layang-layang.


Survei: 58,8 Persen Warga Tak Puas Kinerja Anies Baswedan, Dia Merelokasi Mirip Ahok

14 jam lalu

Survei: 58,8 Persen Warga Tak Puas Kinerja Anies Baswedan, Dia Merelokasi Mirip Ahok

NSN mengungkapkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan semakin melorot yang mencapai 30,3 persen.


Top Metro: Pemerkosaan Remaja Putri oleh Empat Orang dan Anies Ketemu Ormas

3 hari lalu

Top Metro: Pemerkosaan Remaja Putri oleh Empat Orang dan Anies Ketemu Ormas

Polres Jakarta Utara melanjutkan proses hukum terhadap kasus dugaan pemerkosaan remaja putri oleh empat orang anak.


Anies Sebut Kampung Kota Tak Diakui pada 2014, Saat Itu DKI Dipimpin Jokowi - Ahok

4 hari lalu

Anies Sebut Kampung Kota Tak Diakui pada 2014, Saat Itu DKI Dipimpin Jokowi - Ahok

Anies Baswedan memasukkan kampung kota dalam regulasi baru. Menurut dia, tidak ada terminologi kampung dalam aturan lama tata ruang tahun 2014.


Jumpa AHY, Surya Paloh, Jusuf Kalla, dan Ahmad Syaikhu, Anies Baswedan: Ngobrol Ngalor-ngidul

6 hari lalu

Jumpa AHY, Surya Paloh, Jusuf Kalla, dan Ahmad Syaikhu, Anies Baswedan: Ngobrol Ngalor-ngidul

Anies Baswedan membahas beragam isu termasuk soal politik saat bertemu tiga ketua umum partai politik.


Anies Baswedan Sebut Tak Sengaja Jumpa Ahok, Tanya Kabar Keluarga dan Cerita Lain

6 hari lalu

Anies Baswedan Sebut Tak Sengaja Jumpa Ahok, Tanya Kabar Keluarga dan Cerita Lain

Anies Baswedan menyebut tak sengaja bertemu dengan mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di hotel yang sama.


Anies Baswedan Bertemu Presiden PKS, AHY Demokrat, Surya Paloh Nasdem, dan Jusuf Kalla

6 hari lalu

Anies Baswedan Bertemu Presiden PKS, AHY Demokrat, Surya Paloh Nasdem, dan Jusuf Kalla

Anies Baswedan tak menjawab ketika ditanya apakah membahas soal pemilihan presiden (Pilpres) 2024 ketika bertemu 3 pimpinan partai politik.


Perang Kata-kata Hasto Kristiyanto PDIP vs Mohammad Idris PKS, dan Anies Temu Ahok Jadi Top 3 Metro

6 hari lalu

Perang Kata-kata Hasto Kristiyanto PDIP vs Mohammad Idris PKS, dan Anies Temu Ahok Jadi Top 3 Metro

Wali Kota Depok Mohammad Idris memberikan peringatan keras Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto agar tidak asal bicara tentang kepemimpinannya.


Anies Baswedan Bertemu Ahok di Pernikahan Anak Politikus Nasdem

7 hari lalu

Anies Baswedan Bertemu Ahok di Pernikahan Anak Politikus Nasdem

Anies Baswedan sempat berbincang ringan dengan Ahok saat hadir di pernikahan anak politikus Nasdem Sugeng Suparwoto.


Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Sering Menjadi Titik Utama Aksi Unjuk Rasa

11 hari lalu

Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Sering Menjadi Titik Utama Aksi Unjuk Rasa

Patung Kuda Arjuna Wiwaha sering dijadikan titik Kumpul aksi unjuk rasa. Begini kisah patung kuda yang dibangun di era Soeharto.