Sidang Saiful Jamil, Rohadi Akui Dilarang Seret Nama Hakim

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tersangka kasus suap di PN Jakarta Utara, Rohadi mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, 16 Juni 2016. Rohadi selaku Panitera pengganti PN Utara yang menangani kasus pencabulan anak dibawah umur dengan tersangka pedangdut Saipul Jamil tersebut diduga menerima suap Rp 250 juta dari pihak Saipul Jamil. Sementara komitmen fee untuk vonis ringan ini diduga Rp 500 juta. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Tersangka kasus suap di PN Jakarta Utara, Rohadi mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, 16 Juni 2016. Rohadi selaku Panitera pengganti PN Utara yang menangani kasus pencabulan anak dibawah umur dengan tersangka pedangdut Saipul Jamil tersebut diduga menerima suap Rp 250 juta dari pihak Saipul Jamil. Sementara komitmen fee untuk vonis ringan ini diduga Rp 500 juta. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rohadi, menarik kesaksian dalam perkara dugaan suap pengadilan atas terdakwa Saiful Jamil. Rohadi mengatakan bahwa majelis hakim perkara suap Saiful Jamil turut terlibat dalam perkara tersebut.

    "Saya dilarang Pak Karel Tuppu agar jangan sampai membawa nama hakim dalam perkara ini. Cukup sampai di saya," kata Rohadi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu 7 Juni 2017.

    Baca: Saiful Jamil Menanggapi Santai Isu Mesum di Penjara 

    Rohadi mengatakan saat berkunjung menemui Berthanatalia yang ditahan dalam perkara serupa bertemu dengan Karel Tuppu, suami Bertha. Karel yang juga Hakim Pengadilan Tinggi Bandung dalam dakwaan disebut yang mengarahkan Bertha bertemu hakim untuk mengatur vonis Saipul Jamil. Bertha meminta agar Rohadi tak membawa nama Karel dalam perkaranya.

    "Saya dikasih tahu bahwa 'sampai di mas saja, jangan bawa kami'," kata Rohadi menggambarkan pertemuan keduanya.

    Sebelumnya, Rohadi divonis selama 7 tahun penjara dalam kasus suap untuk meringankan vonis Saipul Jamil dalam kasus asusila. Hakim juga menjerat Rohadi dengan denda Rp 300 juta disertai subsider 3 bulan kurungan.

    Baca: Saipul Jamil Didakwa Suap Hakim Rp 250 Juta

    Hari ini, Rohadi menjadi saksi untuk Saipul Jamil yang didakwa menyuap hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara Ifa Sudewi sebesar Rp 250 juta. Ifa Sudewi ialah ketua majelis hakim yang menyidangkan dan mengadili Saipul Jamil dalam kasus pencabulan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

    Rohadi pun menyebutkan bahwa Berthalah yang berinisiatif untuk menyiapkan uang suap tersebut. Terkait keterangannya yang berbeda dengan kesaksian sebelumnya, Rohadi mengatakan siap untuk dikonfrontasi di depan majelis hakim dan jaksa. "Siap dikonfrontir. Siap. Tidak akan berubah lagi," kata Rohadi.

    ARKHELAUS W.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.