Gerindra Buka Pintu untuk Ridwan Kamil di Pilgub Jabar, Tapi...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, dalam konferensi pers terkait beredarnya informasi dirinya yang menampar sopir di Bandung, 21 Maret 2016. Kang Emil mengatakan hanya memegang dagu seorang sopir. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, dalam konferensi pers terkait beredarnya informasi dirinya yang menampar sopir di Bandung, 21 Maret 2016. Kang Emil mengatakan hanya memegang dagu seorang sopir. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Bandung - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra masih membuka pintu untuk bisa mengusung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang akan maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) di Pilkada Jawa Barat 2018.

    "Kalau Pak Ridwan Kamil insyaf, kenapa tidak," ujar Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Ferry Juliantono kepada wartawan seusai menjadi pembicara dalam acara rilis hasil survei Indo Barometer terkait Pilgub Jabar 2018, di Hotel Bidakara, Savoy Homann, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa, 6 Juni 2017.

    Baca juga:

    Ridwan Kamil Terima Pinangan NasDem, Gerindra: Ada Intimidasi  

    Artinya, kata dia, orang nomor satu di Kota Bandung itu harus lebih berani dalam mengambil keputusan untuk bergabung dengan salah satu partai politik yang akan mengusungnya maju di pesta demokrasi Pilgub Jabar 2018 nanti.

    Ridwan Kamil memang telah mendeklarasikan diri diusung oleh Partai Nasdem guna maju di Pilgub Jabar 2018. Namun, beredar video di Youtube dimana Ridwan tengah berdiskusi dan membeberkan alasan dirinya mau dipinang Partai Nasdem. Yakni, lantaran Partai yang dipimpin oleh Surya Paloh itu memiliki media dan kejaksaan.

    Baca pula:
    Pilgub Jabar, Gerindra Ogah Dukung Ridwan Kamil Sebab Beda Tujuan

    "Saya lebih senang Ridwan Kamil secara gagah mengatakan tidak takut terhadap ancaman Jaksa Agung kalaupun ada masalah dengan kejaaksaan, saya akan sampaikan ini yang sebenarnya terjadi," ujar dia.

    Menurut Ferry, Partai Gerindra akan lebih menghormati Ridwan kalau saja mengambil keputusan tidak dalam tekanan. Namun, kata dia, Ridwan terkesan tunduk pada intimidasi yang diarahkan kepada dirinya.

    Silakan baca:

    Ridwan Kamil Terima Pinangan NasDem, Gerindra: Kami Tak Sakit Hati

    "Partai Gerindra akan jauh lebih ‎menghormati Ridwan Kamil kalau melakukan tindakan seperti itu daripada tunduk oleh intimidasi kejaksaan karena kasusnya dibarter dengan kesediaan Ridwan Kamil menjadi calon kepala daerah dari Partai Nasdem," katanya.

    Kalau ada masalah, kata dia, seharusnya Ridwan Kamil datang langsung ke pimpinan Partai Gerindra Prabowo Subiyanto untuk membicarakan duduk permasalahan yang terjadi. Sehingga, kata dia, saat ini sikap Ridwan terkesan mengacuhkan Partai Gerindra yang sebelumnya  mengusung Ridwan untuk maju di pemilihan Wali Kota Bandung beberapa waktu lalu.

    "Datang kepada Pak Prabowo ke Partai Gerindra menjelaskan duduk persoalan yang sebenarnya kalau perlu ke warga Bandung, paparkan keadaan sebenarnya seperti apa?," ujar Ferry Juliantono.

    AMINUDDIN A.S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.