Dikawal Brimob, 6 Orang OTT di Surabaya Tiba di Gedung KPK  

Reporter

TEMPO/ Gunawan Wicaksono

TEMPO.CO, Jakarta - Enam orang yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Surabaya pada Senin, 5 Juni 2017, telah sampai di Jakarta. Hari ini, 6 Juni 2017, sekitar pukul 13.00, keenam orang tersebut tiba di gedung KPK dengan dikawal penyidik dan anggota Brimob.

Dari pantauan Tempo, ada dua mobil tahanan masuk ke halaman gedung KPK. Dari mobil pertama, tiga orang yang ke luar mobil. Seorang mengenakan celana biru dan berkaus putih. Ia keluar pertama dari mobil dengan diapit pengawal tahanan KPK dan seorang anggota polisi.

Baca: Cerita Ketua DPRD Jawa Timur Saat KPK OTT di Kantornya

Di belakangnya, tampak dua orang memakai celana seragam pegawai negeri sipil (PNS) warna kuning kecokelatan. Keduanya dibuntuti anggota Brimob.

Pada mobil tahanan kedua, turun seorang wanita berjilbab oranye. Seorang pengawal tahanan menenteng tas warna senada di sampingnya. Dua pria dengan celana seragam PNS berjalan menyusul. Pria terakhir membawa koper besar.

Dari informasi yang dihimpun Tempo, enam orang itu adalah Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur Moch Basuki, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur Bambang Heryanto, Kepala Dinas Peternakan Rohayati, Anang Basuki Rahmat, serta dua staf DPRD, Rahman dan Santoso.

Baca: Ruang Kerja Komisi B Disegel, Ketua DPRD Jatim: Tak Tahu Kasusnya

Juru bicara KPK, Febri Diansyah, tidak membenarkan maupun membantah saat dikonfirmasi nama-nama itu. "Nanti selengkapnya disampaikan saat konferensi pers sore ini ya," kata dia melalui pesan pendek, 6 Juni 2017.

Febri juga belum mau menjelaskan detail terkait dengan perkara yang membuat KPK menangkap tangan enam orang tersebut. Rencananya, KPK baru akan melakukan ekspose perkara siang ini.

MAYA AYU PUSPITASARI






Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Anjlok di 2022, KPK Ungkap Susahnya Pencegahan

13 jam lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Anjlok di 2022, KPK Ungkap Susahnya Pencegahan

Kata KPK, kalau nilai indeks persepsi korupsi 34 ini adalah buah dari kita yang merasa nyaman dengan kondisi sekarang tanpa terobosan.


Indeks Persepsi Korupsi Indonesia pada 2022 Melorot 4 Poin, TII: Drastis Sejak Reformasi

14 jam lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia pada 2022 Melorot 4 Poin, TII: Drastis Sejak Reformasi

Transparency International Indonesia menyebut penurunan Indeks Persepsi Korupsi pada 2022 merupakan jumlah paling drastis sejak era reformasi.


Lukas Enembe Diperiksa KPK, Kuasa Hukum Sebut Dicecar Soal Nama Pengusaha dan Hasil Kekayaan

21 jam lalu

Lukas Enembe Diperiksa KPK, Kuasa Hukum Sebut Dicecar Soal Nama Pengusaha dan Hasil Kekayaan

Kuasa Hukum, Lukas Enembe Petrus Bala Pattyona, mengatakan kliennya ditanyai sejumlah pertanyaan termasuk mengkonfirmasi sejumlah nama pengusaha


KPK Periksa Kembali Lukas Enembe untuk Tanyakan Barang Bukti

22 jam lalu

KPK Periksa Kembali Lukas Enembe untuk Tanyakan Barang Bukti

Lukas Enembe menjadi tersangka dalam kasus suap sejumlah proyek pembangunan di Papua.


Nama Said Aqil Disebut di Sidang Kasus Unila, Sekretaris SAS Institute: Beliau Subyek Korban

23 jam lalu

Nama Said Aqil Disebut di Sidang Kasus Unila, Sekretaris SAS Institute: Beliau Subyek Korban

Sekretaris Eksekutif Said Aqil Siroj Institute, Abi Rekso menyatakan Said Aqil menjadi subjek korban dalam praktik korupsi di Unila.


Ini Alasan KPK Menambah Personel dari Kepolisian

23 jam lalu

Ini Alasan KPK Menambah Personel dari Kepolisian

Sebanyak 15 orang personel Polri bergabung dengan KPK sebagai penyidik. Mereka telah menjalani serangkaian tahapan seleksi


Polri Kirim 15 Orang Personel yang Bertugas Jadi Penyidik KPK

1 hari lalu

Polri Kirim 15 Orang Personel yang Bertugas Jadi Penyidik KPK

Polri telah mengirimkan 15 orang personel untuk menjadi penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama empat tahun ke depan


Profil Samanhudi Anwar, Bekas Wali Kota Blitar Perampok Rumah Dinas Penggantinya

3 hari lalu

Profil Samanhudi Anwar, Bekas Wali Kota Blitar Perampok Rumah Dinas Penggantinya

Samanhudi Anwar menjadi tersangka dan ditahan Polda Jatim. Moncer di politik, kejeblos suap ijon proyek gedung SLTP di Blitar.


Pedagang Burung Korban Salah Blokir BCA atas Permintaan KPK, Siapa Ilham Wahyudi Ini?

3 hari lalu

Pedagang Burung Korban Salah Blokir BCA atas Permintaan KPK, Siapa Ilham Wahyudi Ini?

Ilham Wahyudi pedagang burung rekeningnya diblokir BCA atas permintaan KPK. Salah blokir, maksudnya Ilham Wahyudi lain.


KPK Ingatkan Nilai Manfaat Dana Haji Bisa Habis Jika Persentase Subsidi Tak Diubah

4 hari lalu

KPK Ingatkan Nilai Manfaat Dana Haji Bisa Habis Jika Persentase Subsidi Tak Diubah

KPK khawatir jemaah tunggu bakal tidak bisa menikmati subsidi dari nilai manfaatnya karena sudah habis terpakai jemaah kloter sebelumnya.