Halau Gerakan ISIS dari Marawi, TNI Kerahkan Kapal Perang di Sini

Reporter

Editor

Elik Susanto

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memberikan sambutan saat pembukaan Rapat Pimpinan TNI Tahun Anggaran 2016 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, 16 Desember 2016. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Yogyakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan sudah mengerahkan kapal perang untuk mengantisipasi pergerakan kelompok radikal ISIS atau Negara Islam Irak dan Suriah dari Marawi masuk ke Indonesia. Panglima TNI menanggapi pertanyaan antisipasi serangan sekelompok ISIS yang sudah masuk sampai Kota Marawi, Filipina usai memberikan ceramah di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Minggu malam, 4 Juni 2017.

"TNI yang pertama kali mengerahkan kapal-kapal perang untuk berpatroli di sepanjang laut mulai dari Maluku Utara sampai ke Sulawesi Tengah," kata Panglima TNI Gatot Nurmantyo. "Kemudian di Tarakan (Kalimantan Utara) juga dikerahkan kapal perang, kami juga bekerja sama dangan angkatan Filipina dan Malaysia".

Baca: 134 Warga Sipil Diselamatkan Saat Gencatan Senjata di Marawi

Menurut Gatot, selain kapal perang TNI juga mengerahkan operasi intelijen mulai dari Maluku Utara, Morotai kemudian pulau-pulau terluar sampai ke wilayah Sulawesi. "Dari Tarakan juga dikerahkan pasukan untuk menjaga pantai dan pelabuhan 'tikus'. Tentu juga bekerja sama dengan kepolisian, bekerja sama dengan seluruh komponen masyarakat," ujar Gatot.

Panglima TNI berpesan, bangsa Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam melimpah. Potensi it bukan tidak mungkin menjadi petaka bagi bangsa ini. Karena itu semua harus waspada. "Jangan sampai negeri ini jadi kancah konflik antar-agama dan internal kaum muslimim. Indonesia sangat diinginkan untuk diperebutkan. Jadi kita harus waspada," kata Panglima TNI.

Baca: Aksi Heroik Tokoh Muslim Marawi Melindungi Warga Kristen

Dari Filipina dilaporkan, Presiden Rodrigo Roa Duterte meminta Front Pembebasan Islam Moro (Moro Islamic Liberation Front/MILF)—kelompok separatis Islam yang berbasis di Pulau Mindanao—membantu negosiasi damai dengan kelompok Maute yang berbasis di sekitar Marawi, Mindanao.

Duterte memperkirakan pengepungan dan penyerangan di Kota Marawi akan berakhir dalam beberapa hari, meskipun perlawanan sengit terus dilakukan kelompok Maute di jantung kota padat di Filipina selatan itu. “Saya tidak ragu menggunakan setiap kekuatan yang ada,” ujar Duterte selepas menjenguk tentara yang terluka di Cagayan de Oro, kemarin. “Ini akan berakhir sekitar tiga hari lagi.”

Militer Filipina menggempur Marawi sejak 23 Mei lalu setelah kelompok Maute menyerbu kota tersebut sebagai balasan atas upaya tentara menangkap pemimpin kelompok Abu Sayyaf, Isnilon Hapilon. Presiden Duterte menyatakan seluruh Pulau Mindanao dalam status darurat militer. Pertempuran itu mengakibatkan sekitar 200 ribu penduduk mengungsi dan hampir 100 orang tewas, sebagian besar adalah milisi Maute.

ANTARA | MAHARDIKA (MARAWI)






10 Kasus Nikita Mirzani Membuatnya Harus Berurusan dengan Polisi

26 Juli 2022

10 Kasus Nikita Mirzani Membuatnya Harus Berurusan dengan Polisi

Nikita Mirzani ditangkap Satreskrim Polresta Serang Kota Polda Banten di Senayan City, Jakarta Selatan, 21 Juli 2022. Ini kontroversi lainnya.


UAS Ditolak Singapura, Wamenag: Jangan Dikaitkan Soal Pesanan Jakarta

20 Mei 2022

UAS Ditolak Singapura, Wamenag: Jangan Dikaitkan Soal Pesanan Jakarta

Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi menyatakan prihatin terhadap kasus pencekalan Ustad Abdul Somad atau UAS di Singapura.


Hadir di Partai Pelita, Gatot Nurmantyo Bilang Tidak Berpartai

16 Mei 2022

Hadir di Partai Pelita, Gatot Nurmantyo Bilang Tidak Berpartai

Gatot Nurmantyo tidak merinci apakah dirinya diajak Din hanya sekedar untuk hadir di rakernas atau diajak menjadi kader partai.


Din Syamsuddin Bilang Partai Pelita Lahir untuk Perbaiki Kerusakan Struktural

16 Mei 2022

Din Syamsuddin Bilang Partai Pelita Lahir untuk Perbaiki Kerusakan Struktural

Din Syamsuddin menjelaskan Partai Pelita tetap terbuka untuk bekerja sama dengan partai politik manapun.


Kala Gatot Nurmantyo Ikut Tampil di Rakernas Partai Pelita

16 Mei 2022

Kala Gatot Nurmantyo Ikut Tampil di Rakernas Partai Pelita

Gatot Nurmantyo secara dadakan diminta memberi testimoni soal Partai Pelita dalam Rakernas yang dibuka Din Syamsuddin hari ini.


Rakernas Partai Pelita, Din Syamsuddin Sebut Gatot Nurmantyo Jenderal Aktivis

16 Mei 2022

Rakernas Partai Pelita, Din Syamsuddin Sebut Gatot Nurmantyo Jenderal Aktivis

Ketua MPP Partai Pelita Din Syamsuddin mengatakan Gatot Nurmantyo merupakan rekannya di Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia.


Relawan Ini Dukung Andika Perkasa Maju dalam Bursa Capres 2024

28 Maret 2022

Relawan Ini Dukung Andika Perkasa Maju dalam Bursa Capres 2024

Kelompok Beta Sigap Ambon Manise menggelar deklarasi dukungan terhadap Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa sebagai Calon Presiden 2024.


Ini Alasan PKB Ajak Gatot Nurmantyo Jadi Kader

25 Februari 2022

Ini Alasan PKB Ajak Gatot Nurmantyo Jadi Kader

PKB melihat Gatot Nurmantyo terikat sumpah sapta marga, memiliki jiwa pengabdian yang tak pernah padam kepada rakyat, bangsa dan negara.


PKB Ajak Gabung Gatot Nurmantyo Jadi Kader Usai Gugatannya Ditolak MK

25 Februari 2022

PKB Ajak Gabung Gatot Nurmantyo Jadi Kader Usai Gugatannya Ditolak MK

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) serius mengajak mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo bergabung menjadi kader.


Gatot Nurmantyo dkk Sebut Jokowi Gagal Kelola Jalannya Pemerintahan

13 November 2021

Gatot Nurmantyo dkk Sebut Jokowi Gagal Kelola Jalannya Pemerintahan

Kondisi demokrasi, ekonomi, HAM, serta praktik-praktik rente kebijakan dan korupsi di bawah pemerintahan Jokowi dianggap memburuk tidak terkendali.