Ketua Pansus DPR: RUU Pemilu Akan Selesai Kamis Pekan Depan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fadli Ramadhanil (Peneliti Perludem), Ferry Kurnia Rizkiansyah (Komisioner KPU 2013-2017), M. Lukman Edy (ketua Pansus RUU Pemilu DPR), Achmad Baidowi (Anggota Pansus RUU Pemilu) dalam acara diskusi Revisi UU Pemilu di Menteng, Jakarta Pusat, 3 Juni 2017. TEMPO/DWI FEBRINA FAJRIN

    Fadli Ramadhanil (Peneliti Perludem), Ferry Kurnia Rizkiansyah (Komisioner KPU 2013-2017), M. Lukman Edy (ketua Pansus RUU Pemilu DPR), Achmad Baidowi (Anggota Pansus RUU Pemilu) dalam acara diskusi Revisi UU Pemilu di Menteng, Jakarta Pusat, 3 Juni 2017. TEMPO/DWI FEBRINA FAJRIN

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu Lukman Edy mengatakan pembahasan RUU Pemilu diperkirakan akan selesai di level pansus pada Kamis 8 Juni 2017 pekan depan.

    Lukman mengatakan, panja, tim perumus, dan tim sinkronisasi telah merumuskan dan mensinkronisasi 560 pasal yang terdapat dalam RUU Pemilu. Selanjutnya dari Senin hingga Rabu, kata Lukman, pansus hanya memeriksa ulang untuk menghindari pertanyaan-pertanyaan terkait pasal yang terdapat dalam draft tersebut.

    Baca :

    Pansus RUU Pemilu Usulkan Penambahan 19 Kursi DPR

    Kemendagri: Penambahan 19 Kursi DPR Bebani Keuangan Negara  

    “Kami pansus sudah siap hari Kamis untuk pleno akhir penyerahan hasil dari panja (panitia kerja) ke pansus,” ujar Lukman usai menjadi pembicara sebuah diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 3 Juni 2017.

    Pada pleno akhir tersebut, pansus akan kembali membahas lima isu krusial yang belum memperoleh keputusan tetap. Lima isu krusial dalam RUU Pemilu tersebut adalah ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold), ambang batas parlemen (parliamentary threshold), alokasi kursi per dapil, metode konversi suara, dan sistem pemilu.

    Lima isu krusial tersebut cukup rumit karena melibatkan struktur tinggi partai. Dia tak menampik, lobi-lobi politik pun terjadi untuk lima isu krusial tersebut.

    Lima isu krusial di RUU Pemilu ini memang harus diakhir pembahasannya dengan minta pendapat fraksi. "Kami di pansus sepakat akan selesaikan di tingkat pansus, paripurna tinggal nerima atau nolak draft UU-nya,” kata Lukman.

    DWI FEBRINA FAJRIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akar Bajakah Tunggal, Ramuan Suku Dayak Diklaim Bisa Obati Kanker

    Tiga siswa SMAN 2 Palangka Raya melakukan penelitian yang menemukan khasiat akar bajakah tunggal. Dalam penelitian, senyawa bajakah bisa obati kanker.