11 WNA Filipina Terdampar di Pulau Bunyu, Terkait Marawi?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi perairan Polda Sumut dengan kapal patroli berhasil menenggelamkan kapal nelayan asing di perairan Pelabuhan Belawan Medan, Sumut, Kamis 8 Januari 2015. Polda Sumut berhasil menangkap sebuah kapal asing berbendera Malaysia dan mengamankan empat orang ABK berwarganegara Myanmar saat mencuri ikan di wilayah laut Sumatera Utara. ANTARA FOTO/Septianda Perdana

    Polisi perairan Polda Sumut dengan kapal patroli berhasil menenggelamkan kapal nelayan asing di perairan Pelabuhan Belawan Medan, Sumut, Kamis 8 Januari 2015. Polda Sumut berhasil menangkap sebuah kapal asing berbendera Malaysia dan mengamankan empat orang ABK berwarganegara Myanmar saat mencuri ikan di wilayah laut Sumatera Utara. ANTARA FOTO/Septianda Perdana

    TEMPO.CO, Samarinda - Kepala Penerangan Kodam VI Mulawarman Kolonel Infanteri Subagyo membenarkan bahwa terdapat 11 Warga Negara Asing (WNA) asal Filipina yang terdampar di Pulau Bunyu, Bulungan, Kalimantan Utara.

    "Jadi benar ada, tapi nelayan (tidak ada kaitan dengan ISIS di Marawi), informasinya mesin kapal mereka rusak jadi berlabuh ke pulau terdekat," kata Kapendam VI/Mulawarman Kolonel Inf Subagyo kepada Tempo, saat dihubungi dari Samarinda, Jumat, 2 Juni 2017, terkait warga negara asing  asal Filipina yang terdampar tersebut.

    Baca juga:
    Perketat Pintu Masuk Indonesia, Imigrasi Waspada Berbagai Ancaman

    Kapal asal Filipina itu berangkat dari Provinsi Tawi-Tawi Filipinan Selatan pada Minggu lalu, 28 Mei 2017 sekitar pukul 04.00 waktu setempat. Warga Filipinan tersebut ingin menuju Pulau Setangkai yang masih dalam wilayah Provinsi Tawi-Tawi, Filipina Selatan untuk melanjutkan pekerjaannya sebagai nelayan budidaya rumput laut.

    "Informasinya dalam perjalanan cuaca buruk kabut tebal dan kehabisan bahan bakar sehingga terbawa arus dan terdampar di Pantai Pulau Bunyu," kata Subagyo.

    Baca pula:

    Menkumham: 7.000 Hukuman Administratif WNA Sepanjang 2016

    Berikut Daftar Nama WNA Filipina yabg Terdampar di Bunyu:

    Ahiyal RB 39 (L)
    Gonceta 80 (P)
    Onesimus 58 (L)
    Junboy Hernane 26 (L)
    Janry Salim 25 (L)
    Rayjan Salim 25 (L)
    Richard Peleyo 49 (L)
    Joshua H Crepo 17 (L)
    Marlyn H Credo 17 (P)
    Rosmalyn H Adjad 14 (P)
    Melia Agad 53 (P)
    Cherish Danne A Ramos 15 (P)
    Asmad 53 (L)
    Iraf 22 (L)

    Sementara, terkait langkah antisipasi TNI terhadap potensi masuknya penyusup Islamic State Iraq and Syriah (ISIS) di Marawi ke Indonesia. Intensitas kegiatan kini ditingkatkan, mulai dari wilayah perbatasan hingga ke desa-desa.

    Subagyo menjelaskan, pertama adanya satuan tugas pengamanan perbatasan yang terus meningkatkan penjagaan di daerah perbatasan, hingga Babinsa juga aktif memantau perkampungan wilayah mereka masing-masing untuk meminimalisir adanya kemungkinan penyusup dari ISI.

    "Semuanya bersatu padu menjaga wilayah, saat ini belum ada penambahan personil karena masih antisipasi saja. Tapi intensitas kegiatan yang kita tingkatkan," kata Subagyo.

    SAPRI MAULANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.