Hidayat Nur Wahid: Hari Lahir Pancasila Jangan Hanya Seremonial

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hidyat Nur Wahid: Hari Lahir Pancasila  Jangan Hanya Seremonial

    Hidyat Nur Wahid: Hari Lahir Pancasila Jangan Hanya Seremonial

    INFO NASIONAL - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengapresiasi pelaksanaan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni. Dia meminta agar peringatan Hari Lahir Pancasila ini jangan berhenti pada seremonial saja, melainkan harus menumbuhkan semangat melaksanakan Pancasila dengan baik dan benar.

    "Peringatan hari ini bisa menyemangati warga bangsa untuk kembali pada sejarah yang baik dan benar tentang Pancasila, dan melaksanakan Pancasila secara baik dan benar. Karena itu, kita tidak mungkin berhenti hanya pada seremonial," kata Hidayat usai upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta Pusat, Kamis, 1 Juni  2017. 

    Menurut Hidayat, bila upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang pertama di era reformasi ini berhenti pada seremonial saja, maka akan membuat orang jenuh, antipati, dan salah paham. "Saya berharap, dengan peringatan hari ini, apalagi sudah dibentuk satu unit kerja pembinaan ideologi Pancasila maka harus betul-betul ada upaya yang lebih konkrit, bertanggungjawab, dan lebih menyentuh pada generasi baru sekarang yang disebut generasi X dan Y," katanya.

    Hidayat meminta unit kerja pembinaan ideologi Pancasila agar bisa menjabarkan Pancasila, melakukan sosialisasi bekerjasama dengan MPR dengan metode dan cara yang menyentuh generasi muda. "Kalau generasi muda tercerahkan dengan Pancasila, komprehensif, secara baik dan benar, maka hari ini adalah hari yang bersejarah untuk Indonesia," ucapnya. 

    Untuk sosialisasi itu, lanjut Hidayat, pendekatannya jangan indoktrinatif dan represif, tapi demokratis, sosiologis, sesuai dengan generasi X dan Y. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RAPBN 2020, Ada 20 Persen untuk Pendidikan, 5 untuk Pendidikan

    Dalam RAPBN 2020, pembangunan Indonesia akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berikut besaran dan sasaran yang ingin dicapai.