Rizieq Akan Kooperatif dengan Polisi jika Tak Dijemput Paksa

Reporter

Ekspresi Rizieq Shihab, saat menjadi saksi dalam sidang terdakwa kasus dugaan penistaan agama Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, 28 Februari 2017. Raisan Al Farisi/Republika/pool

TEMPO.CO, Jakarta - Imam Besar Front Pembela Islam, Rizieq Syihab, berencana balik ke Indonesia dalam waktu dekat. Pengacara Rizieq, Sugito Atmo Pawiro, mengatakan pimpinan kliennya akan bersikap kooperatif jika kepolisian tidak menjemput paksa.

"Kalau tidak dijemput paksa, Habib (Rizieq) akan datang sendiri ke Polda. Tapi kalau dijemput paksa, umat tidak terima, akan melawan dengan datang ke bandara menyambutnya," ujar Sugito kepada Tempo melalui pesan singkatnya, Kamis, 1 Juni 2017.

Baca: Pengacara Jelaskan Alasan Rizieq Belum Mau Pulang ke Indonesia

Saat ditanya apakah Rizieq akan pulang pekan ini, Sugito tidak bisa memastikan. "InsyaAllah," ujarnya.

Rizieq telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pornografi bersama Firza Husein oleh Kepolisian Daerah Metro Jaya, terkait percakapan mesum di aplikasi WhatsApp yang beredar di dunia maya. Polisi menjerat Rizieq dengan Pasal 4, 6, dan 8 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Sugito mengatakan Rizieq telah meninggalkan Indonesia sejak 26 April 2017 untuk menjalankan ibadah umroh dan menyelesaikan disertasi pendidikan doktoralnya di Malaysia. Kepolisian, kata dia, baru menerbitkan surat panggilan dan surat perintah membawa Rizieq sebagai saksi perkara chat mesum setelah itu.

Baca: Kasus Rizieq Syihab, Istana: Tidak Ada Upaya Kriminalisasi

Polisi lantas menaikkan status Rizieq sebagai tersangka karena pimpinan FPI itu mangkir saat akan diperiksa. Menurut Sugito, dengan status tersangka ini maka polisi memiliki alasan formal untuk memasukkan Rizieq dalam daftar pencarian orang (DPO). Lazimnya, kata dia, DPO digunakan untuk alasan mencari orang yang hilang, atau untuk mencari orang yang melakukan tindak kriminalitas.

"Persoalannya adalah pantaskah seorang Habib Rizieq yang difitnah oleh orang yang menyebarkan pakai aplikasi WhatsApp berisikan konten pornografi itu? Kepolisian jelas-jelas ingin menghabisi Habib Rizieq dengan menerbitkan DPO," ujar Sugito.

Sugito berujar polisi memaksakan prosedur hukum untuk melakukan upaya paksa dalam menangkap Rizieq Syihab. Dengan mengacu pada Perkap 14 Tahun 2012 dan Perkaba No 3 Tahun 2014, kata dia, maka polisi seolah saat ini sudah memiliki alat bukti yang cukup, sudah menggelar perkara, sudah ditempuh upaya paksa, sudah melakukan penggeledahan ke rumah tetapi tersangka tidak ditemukan, dan seolah sudah diumumkan ke masyarakat. "Padahal seluruh prosedur ini ditempuh kepolisian semata-mata untuk membangun kesan bahwa Habib Rizieq adalah orang yang bersalah," ujar Sugito.

MAYA AYU PUSPITASARI






Anak Tangerang Jadi Korban Eksploitasi Seksual, Pelaku Rekam dan Unggah ke Media Sosial

7 hari lalu

Anak Tangerang Jadi Korban Eksploitasi Seksual, Pelaku Rekam dan Unggah ke Media Sosial

Polres Metro Tangerang Kota menangkap pria berinisial MF (21) yang diduga melakukan eksploitasi seksual anak di Kecamatan Teluknaga.


Film Dokumenter Kilometer 50 tentang Penembakan Laskar FPI Tayang 15 September

15 hari lalu

Film Dokumenter Kilometer 50 tentang Penembakan Laskar FPI Tayang 15 September

Film dokumenter Kilometer 50 mengangkat peristiwa penembakan laskar FPI di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50. Menguak cerita lain.


Pelaku Eksibisionis Berulah di Jakarta Utara, Jadi Tersangka Pornografi

16 hari lalu

Pelaku Eksibisionis Berulah di Jakarta Utara, Jadi Tersangka Pornografi

Polres Metro Jakarta Utara meringkus pelaku pelaku eksibisionis berinisial HH (29) yang terekam kamera pengawas (Closed Circuit Television/CCTV.


Zelensky Akan Legalkan Pornografi Meski Masih Perang Rusia Ukraina

21 hari lalu

Zelensky Akan Legalkan Pornografi Meski Masih Perang Rusia Ukraina

Di tengah perang Rusia Ukraina, Zelensky mempertimbangkan untuk melegalkan pornografi.


Apakah Itu Revenge Porn? Perhatikan Dampak Psikologis Bagi Korban

53 hari lalu

Apakah Itu Revenge Porn? Perhatikan Dampak Psikologis Bagi Korban

Apakah itu revenge porn? Kondisi tersebut berdampak negatif dengan menghancurkan psikologis korban. Bagaimana hukuman untuk pelaku?


Pria Mesum di KRL Ditetapkan Sebagai Tersangka, Kondisi Kejiwaan Bakal Diperiksa

11 Juli 2022

Pria Mesum di KRL Ditetapkan Sebagai Tersangka, Kondisi Kejiwaan Bakal Diperiksa

Berdasarkan pengakuan tersangka, dia sudah 3 kali melakukan tindak asusila, 2 kali di mal Jakarta Pusat dan sekali di KRL Tebet.


Model di Konten Pornografi Raup Rp 30 Juta Selama 3 Bulan Gelar Live Streaming

6 Juli 2022

Model di Konten Pornografi Raup Rp 30 Juta Selama 3 Bulan Gelar Live Streaming

Polres Metro Jakarta Barat menangkap dua orang yang membuat konten pornografi untuk sebuah aplikasi.


Polisi Tangkap 2 Orang Pembuat Konten Pornografi untuk Aplikasi

6 Juli 2022

Polisi Tangkap 2 Orang Pembuat Konten Pornografi untuk Aplikasi

Polres Metro Jakarta Barat menangkap 2 orang pembuat konten pornografi untuk sebuah aplikasi. Bermula dari patroli siber.


Holywings Bukan yang Pertama, inilah 2 Pencabutan Izin Usaha Lainnya di Jakarta oleh Anies

28 Juni 2022

Holywings Bukan yang Pertama, inilah 2 Pencabutan Izin Usaha Lainnya di Jakarta oleh Anies

Gubernur Anies menutup gerai Holywings di seluruh Jakarta. Sebelumnya, penutupan Hotel Alexis kemudian Hamilton Spa.


Acara Bungkus Night di Tempat Spa, Polisi: Kegiatan Prostitusi

20 Juni 2022

Acara Bungkus Night di Tempat Spa, Polisi: Kegiatan Prostitusi

Polres Jakarta Selatan menyatakan undangan acara Bungkus Night di Hamillton Spa & Massage mengarah ke kegiatan prostitusi