Minggu, 15 September 2019

Megawati Ingatkan Pentingnya Makna Hari Lahir Pancasila

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketum PDI P, Megawati Soekarnoputri meneriakkan salam kebangsaan ketika menyampaikan pidato politiknya pada acara HUT ke-44 PDI Perjuangan di JCC, Senayan, Jakarta, 10 Januari 2017. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Ketum PDI P, Megawati Soekarnoputri meneriakkan salam kebangsaan ketika menyampaikan pidato politiknya pada acara HUT ke-44 PDI Perjuangan di JCC, Senayan, Jakarta, 10 Januari 2017. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jeju - Megawati Soekarnoputri engatakan Pancasila saat ini tidak disosialisasikan dengan benar. Putri Bapak Proklamator Indonesia Soekarno itu menilai masyarakat khususnya generasi muda tidak memahami makna Hari Lahir Pancasila.

    "Bangsa ini sudah mengalami dekade di mana Pancasila tidak disosialisasikan lebih benar kepada masyarakat Indonesia," kata Megawati di sela lawatannya ke Korea Selatan, Kamis, 1 Juni 2017. Saat ini, Megawati tengah menghadiri Forum Jeju untuk Perdamaian dan Kemakmuran (Forum Jeju for Peace and Prosperity) untuk membicarakan reunifikasi dua Korea.

    Baca: Hari Lahir Pancasila, Jokowi Bikin Unit Kerja Pemantapan Ideologi

    Megawati mengingatkan Pancasila adalah cikal bakal kemerdekaan Indonesia. Menurut mantan Presiden RI ini, Pancasila sekarang banyak dibiaskan oleh sebagian orang yang kemungkinan tidak mengerti makna utama 1 Juni 1945 (hari lahir Pancasila).

    Ia menegaskan, yang sangat penting dalam peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945 adalah ketika Ketua Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) Radjiman Wedyodiningrat mengetuk palu sebagai tanda bahwa Pancasila diterima secara aklamasi oleh beragam elemen yang ikut dalam sidang BPUPKI atau yang dikenal dengan sebutan Dokuritsu Junbi Cosakai. "Hal seperti ini, sejarah kita, ini praktis tidak diajarkan kepada masyarakat terutama generasi muda kita," kata dia.

    Baca : Warga Yogya Akan Memperingati Hari Lahir Pancasila di Keraton

    Megawati menyampaikan konsep Pancasila adalah hal yang sangat penting dan jika diterapkan oleh negara-negara beradab, dapat menjamin terciptanya perdamaian dunia. Menurut dia, tanpa keberadaan Pancasila, tahun 1955 tidak akan terlaksana Konferensi Asia Afrika dan Konferensi Gerakan Non-Blok. Dua konferensi tersebut terlaksana berkat gagasan dari Indonesia.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lima Warisan Iptek yang Ditinggalkan BJ Habibie si Mr Crack

    BJ Habibie mewariskan beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Warisannya berupa lembaga, industri, dan teori kelas dunia.