Afi Nihaya Faradisa Jadi Tamu di Upacara Kelahiran Pancasila

Reporter

Siswa sekolah dasar mengikuti gladi peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, 30 Mei 2017. Gedung ini dibangun pada zaman pemerintah Hindia-Belanda. ANTARA/Sigid Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta - Pemilik akun facebook Afi Nihaya Faradisa yang belakangan ini ramai menjadi diperbincangkan di media sosial menjadi tamu di upacara kelahiran Pancasila di Kementerian Luar Negeri Kamis 1 Juni 2017. Pemilik akun tersebut adalah Asa Firda Nihaya, pelajar SMA Negeri 1 Gambiran, Banyuwangi, Jawa Timur.

Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Istana Kepresidenan Bey Machmudin mengatakan Afi datang atas undangan Kementerian Sekretaris Negara. "Ia sebagai tamu," kata dia di Jakarta, Kamis, 1 Juni 2017.

Baca: Hari Lahir Pancasila, Jokowi Bikin Unit Kerja Pemantapan Ideologi

Afi giat menulis tentang tema keberagaman di akun Facebook, ia menjadi sorotan banyak pihak. Bey mengatakan alasan diundangnya Afi karena tulisan-tulisannya tak jauh dari tema keberagaman dan toleransi yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Sehari sebelumnya, pemerintah telah menerbitkan peraturan presiden (Perpres) tentang unit kerja pemantapan ideologi Pancasila. Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyatakan Presiden Joko Widodo telah menyiapkan lembaganya. Dari sisi kelembagaan nanti unit kerja ini akan ada dewan pengarah dan satu orang kepala atau eksekutif. Untuk dewan pengarah akan diisi oleh sembilan orang.

Baca: Warga Yogya Akan Memperingati Hari Lahir Pancasila di Keraton

Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden dijadwalkan menghadiri upacara peringatan hari kelahiran Pancasila. Upacara digelar di Kementerian Luar Negeri, tepatnya di Gedung Pancasila. Sejumlah pejabat tinggi negara dan menteri Kabinet Kerja akan hadir.

ADITYA BUDIMAN






Myanmar Tak Diundang Lagi ke Bali Democracy Forum

2 hari lalu

Myanmar Tak Diundang Lagi ke Bali Democracy Forum

Kementerian Luar Negeri RI dengan tanpa menyebutkan alasannya, memastikan Myanmar tidak diundang ke Bali Democracy Forum pekan depan.


Beijing dan Manila Adu Mulut Perkara Puing Roket di Laut Cina Selatan

13 hari lalu

Beijing dan Manila Adu Mulut Perkara Puing Roket di Laut Cina Selatan

Filipina menuding kapal penjaga pantai Cina telah mengambil puing roket yang telah diamankannya di Laut Cina Selatan. Beijing membantah.


Menlu Rusia Dikabarkan Dirawat di Rumah Sakit setelah Tiba di Bali

21 hari lalu

Menlu Rusia Dikabarkan Dirawat di Rumah Sakit setelah Tiba di Bali

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dibawa ke rumah sakit setelah tiba di Bali untuk KTT G20


Tempat Parkir Pesawat Kepala Negara di KTT G20 Bakal Disebar ke Sejumlah Bandara

22 hari lalu

Tempat Parkir Pesawat Kepala Negara di KTT G20 Bakal Disebar ke Sejumlah Bandara

Bandara I Gusti Ngurah Rai menyiapkan 43 apron untuk kepala negara atau delegasi KTT G20, sedangkan sisanya 19 apron untuk penerbangan komersial


Duta Besar Damos Soroti Peran Indonesia di Konvensi Kejahatan Siber PBB

30 hari lalu

Duta Besar Damos Soroti Peran Indonesia di Konvensi Kejahatan Siber PBB

Pemangku kepentingan di Indonesia diminta fokus dan menaruh perhatian pada pembahasan konvensi kejahatan siber.


Amerika Beri Pelatihan Pencegahan Terorisme

30 hari lalu

Amerika Beri Pelatihan Pencegahan Terorisme

Peserta mendapat pelatihan untuk mencegah, mendeteksi, dan melumpuhkan terorisme dengan menggunakan unsur Kimia, Biologi, Radiologi, dan Nuklir (KBRN)


WNI Rampok Toserba di Tokyo, Rampas Uang Senilai Rp3,6 Juta

32 hari lalu

WNI Rampok Toserba di Tokyo, Rampas Uang Senilai Rp3,6 Juta

WNI ditangkap di Tokyo karena diduga merampok uang senilai Rp3,6 juta. Kemenlu akan mendampinginya.


Vladimir Putin Belum Putuskan Hadiri KTT G20

32 hari lalu

Vladimir Putin Belum Putuskan Hadiri KTT G20

Vladimir Putin belum memutuskan apakah aka menghadiri KTTG20 di Bali secara langsung.


Kementerian Luar Negeri Amerika Menuduh Rusia Membiarkan Kelaparan

33 hari lalu

Kementerian Luar Negeri Amerika Menuduh Rusia Membiarkan Kelaparan

Amerika menuduh Rusia membiarkan negara berkembang kelaparan setelah menarik diri dari kesepakatan ekspor gandum.


Rishi Sunak Jadi PM Inggris, Kementerian Luar Negeri Optimistis Kemitraan Strategis Tetap Lanjut

38 hari lalu

Rishi Sunak Jadi PM Inggris, Kementerian Luar Negeri Optimistis Kemitraan Strategis Tetap Lanjut

Di tengah masalah domestik Inggris yang menumpuk menyusul terpilihnya Perdana Menteri Rishi Sunak, Kementerian Luar Negeri berharap apa yang sudah menjadi kepentingan bersama di antara kedua negara akan terus berlanjut.