Sidang Suap Pajak, Dirjen Pajak Sebut Handang Penyidik Andal

Reporter

Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 11 April 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwijugiasteadi mengatakan mantan Kepala Subdirektorat Pemeriksaan Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Jenderal Pajak, Handang Soekarno, adalah orang yang memiliki kinerja bagus ketika menjadi penyidik. Hal itu disampaikan saat bersaksi untuk terdakwa Handang di sidang suap pajak di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. “Dia termasuk penyidik yang andal,” kata dia, Rabu, 31 Mei 2017.

Ken menuturkan Handang pernah bercerita tentang kinerjanya saat menjadi penyidik. Saat itu, ia melanjutkan, Handang mampu menangkap wajib pajak yang terbukti menggunakan faktur fiktif pajak di daerah Jawa Barat.

Baca: Sidang Suap Pajak, Ajudan Dirjen Disebut Tahu Suap ke Handang

Ken ditetapkan menjadi Direktur Jenderal Pajak pada 1 Maret 2016. Di tahun yang sama, setelah Ken menjabat, Handang dilantik menjadi Kepala Subdirektorat Pemeriksaan Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum Ditjen Pajak.

Penetapan Handang disebut tidak melalui prosedur semestinya. Ada diskresi yang digunakan oleh Ken untuk melantik Handang. Namun Ken dengan tegas membantah. “Handang melewati tahapan tes,” ujar Ken.

Belum genap setahun menduduki posisi itu, Handang terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lantaran diduga menerima suap dari Direktur Utama PT EK Prima Ekspor Indonesia Ramapanicker Rajamohanan Nair. Operasi tangkap tangan dilakukan pada 21 November 2016. Handang kemudian didakwa telah menerima duit Rp 1,9 miliar dari total Rp 6 miliar.

Baca: Nama Muncul dalam Sidang Suap Pajak, Eggi Sudjana Minta KPK Jelaskan

Suap tersebut berkaitan dengan persoalan pajak yang melilit PT EKP. Handang diduga menerima suap sebagai imbalan telah membantu memuluskan urusan pajak perusahaan milik Rajamohanan tersebut.

Ken kini enggan berkomentar lebih terhadap sosok Handang setelah ditangkap KPK dengan dugaan menerima suap pajak. Ia mengaku di internalnya sudah ada peraturan tentang pegawai yang dilarang menerima suap. Ia menyebut secara kepegawaian, Handang pun telah dihukum. “Mudah-mudahan ini yang terakhir (suap pegawai pajak),” katanya.

DANANG FIRMANTO






KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

15 jam lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

KPK telah menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.


KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

1 hari lalu

KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

KPK belum berhasil memeriksa Lukas Enembe. Lukas beralasan sakit.


KPK Tahan Penyuap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

2 hari lalu

KPK Tahan Penyuap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

KPK menyangka Sudrajad Dimyati dan lima pegawai MA itu menerima suap terkait pengurusan perkara pailit KSP Intidana.


Jaksa Dakwa Eks Wali Kota Ambon Terima Suap Rp 11,259 Miliar

6 hari lalu

Jaksa Dakwa Eks Wali Kota Ambon Terima Suap Rp 11,259 Miliar

Wali Kota Ambon selama dua periode ini didakwa telah menerima suap dan atau gratifikasi dari sejumlah kepala dinas di Pemkot Ambon.


Breaking News: KPK Resmi Tahan Hakim Agung Sudrajad Dimyati

12 hari lalu

Breaking News: KPK Resmi Tahan Hakim Agung Sudrajad Dimyati

Hakim Agung Sudrajad Dimyati resmi ditahan KPK hari ini. Dia ditahan sebagai tersangka kasus suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung.


Kasus Hakim Agung Sudrajad Dimyati, KPK Geledah Mahkamah Agung

12 hari lalu

Kasus Hakim Agung Sudrajad Dimyati, KPK Geledah Mahkamah Agung

Kasus Hakim Agung Sudrajad Dimyati terus didalami KPK. Hari ini penyidik menggeledah gedung Mahkamah Agung.


Kasus Suap Rektor Unila Karomani, KPK Tanya Ini Kepada Saksi Tjitjik

25 hari lalu

Kasus Suap Rektor Unila Karomani, KPK Tanya Ini Kepada Saksi Tjitjik

Prof Karomani yang saat itu menjabat Rektor Unila terjaring operasi tangkap tangan KPK pada Sabtu, 20 Agustus 2022, di Bandung karena kasus suap.


Diduga Terima Uang Suap Kasus Judi Online, Kanit Reskrim Polsek Penjaringan Terancam PTDH

28 hari lalu

Diduga Terima Uang Suap Kasus Judi Online, Kanit Reskrim Polsek Penjaringan Terancam PTDH

Sanksi PTDH adalah ancaman maksimal terhadap pelanggaran kode etik yang diduga dilakukan Kanit Reskrim Polsek Penjaringan dan 7 anak buahnya.


Kasus Suap Angin Prayitno Aji, KPK Tahan 2 Tersangka Baru

41 hari lalu

Kasus Suap Angin Prayitno Aji, KPK Tahan 2 Tersangka Baru

KPK menjerat pihak PT Johnlin Baratama dan Bank Panin dalam kasus Angin Prayitno Aji.


KPK Undang LPSK untuk Dalami Dugaan Suap Kasus Ferdy Sambo

44 hari lalu

KPK Undang LPSK untuk Dalami Dugaan Suap Kasus Ferdy Sambo

Saat itu LPSK mendatangi Ferdy Sambo di kantornya untuk membicarakan permintaan perlindungan dari istrinya, Putri Candrawathi dan Bharada E.