Evakuasi Pesawat Sriwijaya Air, Bandara Rendani Ditutup Sementara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Sriwijaya Air tipe B-733/PK CJC dengan nomor penerbangan SJ 570 rute Sorong-Manokwari tergelincir di Bandar Udara Rendani Manokwari, Papua Barat. TEMPO/Hans Arnold

    Pesawat Sriwijaya Air tipe B-733/PK CJC dengan nomor penerbangan SJ 570 rute Sorong-Manokwari tergelincir di Bandar Udara Rendani Manokwari, Papua Barat. TEMPO/Hans Arnold

    TEMPO.COJakarta – Bandar Udara Rendani, Manokwari, Papua Barat, ditutup sementara hingga pukul 18.00 WIT karena adanya proses evakuasi pesawat Sriwijaya Air. Pesawat Boeing B737-300 milik maskapai Sriwijaya Air mengalami overrun dan menutup runway bandara.

    "Penutupan tersebut untuk memberikan kesempatan kepada petugas dan tim dari KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) mengevakuasi pesawat ke tempat yang lebih aman dan tidak mengganggu operasional penerbangan. Kami sudah menerbitkan notam (notice to airman) untuk hal tersebut," ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara M. Pramintohadi Sukarno dalam pesan tertulis, Rabu, 31 Mei 2017.

    Baca: Sriwijaya Air Tergelincir di Manokwari, Semua Penumpang Selamat

    Menurut Pramintohadi, saat ini bandara dan pihak-pihak terkait sedang mengevakuasi pesawat. Selain itu, Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara segera melakukan investigasi untuk mengambil langkah koreksi (corrective action). Selanjutnya tim KNKT akan melakukan investigasi untuk menemukan penyebab kecelakaan.

    "Kami mengimbau pihak-pihak terkait melakukan antisipasi dan memberi pelayanan kepada penumpang yang terdampak delay dengan sebaik-baiknya sesuai dengan peraturan," ujarnya.

    Dari data laporan sementara, pada pukul 00.10 UTC (09.10 WIT), pesawat Boeing B737-300 registrasi PK-CJC dengan nomor penerbangan SJ 570 milik Sriwijaya Air mengalami overrun saat mendarat di Bandara Rendani, Manokwari.

    Baca: Sriwijaya Tergelincir di Manokwari, Rem Blong Jadi Penyebabnya

    Pesawat dengan rute Sorong-Manokwari (SOQ-MKW) yang diawaki pilot in command (PIC) Kapten Dedi Herdiansyah, kopilot (FO) Tonny Febrianto, serta cabin crew Ayu Wandira, Dwi Puspasari, Brigita, dan Helbrima tersebut mengalami overrun saat mendarat dalam kondisi hujan.

    Saat kejadian, embusan angin terpantau kalem, jarak pandang 6 kilometer, tapi runway basah karena hujan. Pesawat dilaporkan mendarat normal tapi kemudian meluncur ke luar runway.

    Pesawat membawa penumpang yang berjumlah 146 orang, terdiri atas 139 dewasa, 4 anak-anak, dan 3 bayi. Semua kru dan penumpang dilaporkan selamat dan saat ini tengah dalam penanganan tim kesehatan di bandara.

    DESTRIANITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.