Polisi Pekanbaru Sahur Bareng Warga Tangkal Bibit Radikalisme

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Polri berjaga di depan ratusan karangan bunga yang di kirim dari masyarakat, di Markas Besar Polri, Jakarta, 3 Mei 2017. Karangan bunga yang dikirim oleh berbagai pihak dan elemen masyarakat itu sebagai wujud dukungan kepada TNI dan Polri dalam memberantas radikalisme dan premanisme serta menjaga kedaulatan NKRI. TEMPO/Imam Sukamto

    Anggota Polri berjaga di depan ratusan karangan bunga yang di kirim dari masyarakat, di Markas Besar Polri, Jakarta, 3 Mei 2017. Karangan bunga yang dikirim oleh berbagai pihak dan elemen masyarakat itu sebagai wujud dukungan kepada TNI dan Polri dalam memberantas radikalisme dan premanisme serta menjaga kedaulatan NKRI. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Pekanbaru - Jajaran Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Riau mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan gerakan aksi radikalisme, anti Pancasila dan teroris dengan sahur bersama selama Ramadan.

    Puluhan personel kepolisian aktif mengunjungi Pos Kamling di sejumlah komplek perumahan warga diikuti bersantap sahur bersama warga. "Kegiatan ini kami maknai untuk meningkatkan kemitraan Polri dalam menjaga Kamtibmas di lingkungannya," kata Wakil Kepala Satuan Binmas Polresta Pekanbaru Ajun Komisaris Harry Avianto, Rabu, 30 Mei 2017.
    Baca : Maarif Institute: Sekolah Selama Ini Permisif Ideologi Berbahaya

    Pada kesempatan itu, polisi maupun masyarkat berdiskusi seputar ketertiban masyarakat. Terutama meningkatkan kewaspadaan terhadap gerakan radikal, anti Pancasila dan terorisme yang belakangan cukup meresahkan.

    "Kami sampaikan pesan Kantibmas, penyerahan kontak kepolisian untuk meningkatkan kewaspadaan," tuturnya.

    Menurut Harry, kegiatan sahur bersama warga diharapkan mampu meningkatkan kemitraan Polri bersama masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Harry berharap masyarakat terus melakukan ronda malam dan Pos Kamling dalam menjaga keamanan secara berkelanjutan.

    Simak pula : Jokowi Ajak TNI Gebuk Organisasi Anti-Pancasila, Termasuk PKI

    Ketua RT 04 Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan, Amran mengaku senang dikunjungi anggot polisi serta diajak sahur bersama. Meski dalam kondisi diguyur hujan cukup deras, blusukan polisi ke kampung-kampung mendapat respon positif dari masyarakat.

    "Kami sangat senang dapat sahur bersama pihak kepolisian dalam suasana yang akrab," tuturnya. Diakhir pertemuan, polisi mengajak masyarakat melakukan deklarasi tolak radikalisme dan anti Pancasila di atas bentangan spanduk putih.

    RIYAN NOFITRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.