Penyebab Ketua MUI Meminta Proses Hukum Rizieq Syihab Transparan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MUI Dr. KH Maruf Amin, dan Sekretaris MUI, Asrorum Niam, saat konpers tentang Gafatar di Kantor MUI, Jakarta, 3 Februari 2016. TEMPO/Amston Probel

    Ketua MUI Dr. KH Maruf Amin, dan Sekretaris MUI, Asrorum Niam, saat konpers tentang Gafatar di Kantor MUI, Jakarta, 3 Februari 2016. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.COBogor - Ketua Majelis Ulama Indonesia KH Ma’ruf Amin meminta proses hukum terhadap pimpinan Front Pembela Islam, Rizieq Syihab, dilakukan secara transparan untuk menghindari kesalahpahaman.

    "Ini memang mengenai proses, yang penting transparan saja supaya umat tidak salah paham," kata Ma'ruf Amin di Istana Kepresidenan Bogor, Senin malam, 29 Mei 2017.
    Baca: 
    Rizieq Syihab Tersangka, Pengacara: Habib Tetap Tegar dan Melawan
    Rizieq Jadi Tersangka, Pengacara: Ada Revolusi Setelah Ramadan

    Ma'ruf Amin mengaku tidak memahami kasus itu secara detail. "Saya secara detail kurang paham, yang tahu Polri-lah," katanya. Ia menyebut masalahnya sebenarnya pada kebenaran dan ketidakbenaran. "Itu yang tahu Polri, kita kan tidak tahu benar atau tidaknya."

    Sementara itu, Kepala Kepolisian RI Jenderal Pol Tito Karnavian meminta wartawan menanyakan penetapan tersangka Rizieq Syihab kepada Polda Metro Jaya. "Kalo memang penyidik menganggap buktinya sudah cukup, kenapa tidak?" kata Tito.

    Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya menetapkan tersangka terhadap pimpinan Front Pembela Islam, Rizieq Shihab (HRS), terkait dengan dugaan penyebaran percakapan dan foto serta konten pornografi bersama Firza Husein.
    Simak juga: 
    Rizieq Tak Kunjung Pulang, Polisi: Siapa yang Mau Nampung Dia?
    Pengacara Rizieq Akan Adukan Penetapan Tersangka ke Dewan HAM PBB

    "Penyidik meningkatkan status dari saksi menjadi tersangka HRS," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

    Argo menjelaskan, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menggelar perkara penanganan dugaan kasus pornografi yang menyeret Rizieq dengan Firza Husein. Argo menyatakan polisi memiliki alat bukti yang cukup dari hasil gelar perkara guna menaikkan status Rizieq sebagai tersangka.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Para Pencari Suaka Afganistan dan Data Sejak 2008

    Para pencari suaka Afganistan telantar di depan Kementerian BUMN di Jakarta pada Juli 2019. Sejak 2008, ada puluhan ribu pencari suaka di Indonesia.