Alasan Raja Swedia Akan Temui Pendukung Persib Bandung Viking

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raja Swedia Carl Gustaf (kanan) dan istrinya Ratu Silvia. REUTERS/Toussaint Kluiters

    Raja Swedia Carl Gustaf (kanan) dan istrinya Ratu Silvia. REUTERS/Toussaint Kluiters

    TEMPO.CO, Bandung - Raja Swedia Carl XVI Gustav dan Ratu Silvia akan berkunjung ke Bandung, Jawa Barat, Rabu, 24 Mei 2017 siang. Raja Carl XVI pun akan bertemu pendukung Persib Bandung, Viking Persib Klub.

    "Pertemuan tersebut dilakukan atas permintaan Ratu Silvia. Sebabnya, Viking merupakan nama leluhur bangsa Swedia. Sementara di Indonesia, nama tersebut menjadi komunitas dengan ribuan anggota," ujar Kepala Bagian Humas Kota Bandung, Yayan A. Brillyana, Rabu, 24 Mei 2017.

    Baca juga: Rombongan Raja Swedia ke Bandung Naik Kereta Api Wisata

    Menjelang kedatangan Raja Carl XVI, bendera Swedia terlihat berkibar di Pendopo, Kota Bandung. Bendera berwarna biru berbalut kuning itu dipasang di beberapa titik tiang bendera di halaman rumah dinas Wali Kota Bandung Ridwan Kamil itu.

    Pantauan Tempo, sekira pukul 11.08 WIB, kondisi lalu lintas di depan Pendopo, Jalan Dalem Kaum Kota Bandung, masih ramai lancar seperti biasanya. Terlihat beberapa anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) bersiaga di depan pintu masuk utama Pendopo.

    Di alun-alun sebelah selatan tepatnya diseberang pendopo, terlihat beberapa warga yang sekedar duduk-duduk mengisi bangku taman alun-alun. Rencananya, Raja Carl beserta rombongan akan tiba di Pendopo Kota Bandung sekitar pukul 12.00 WIB.

    Setelah bertemu dengan Wali Kota Ridwan Kamil, rombongan Raja Carl akan berjalan kaki menuju gedung Merdeka di Jalan Asia Afrika yang berjarak sekitar 500 meter dari pendopo. Rombongan Raja Carl itu ingin berkunjung langsung ke gedung bersejarah tempat dilangsungkannya Konferensi Asia Afrika.

    AMINUDDIN A.S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka yang Dianggap Layak Jadi Menteri, Tsamara Amany Disebut

    Nama-nama yang dianggap layak menjabat menteri kabinet Jokowi - Ma'ruf kuat beredar di internal partai pendukung pasangan itu. Tsamara Amany disebut.