Penjelasan Jusuf Kalla Soal Keretakan Hubungan dengan Jokowi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) dan Seskab Pramono Anung (tengah) tertawa lepas saat menuju ruang Teratai untuk memimpin rapat terbatas tindak lanjut KTT One Belt One Road di Istana Bogor, Jawa Barat, 22 Mei 2017. Presiden meminta  seluruh jajaran untuk meningkatkan kepercayaan dalam investasi dan mengoptimalkan peluang untuk menarik investor lebih banyak. ANTARA FOTO

    Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) dan Seskab Pramono Anung (tengah) tertawa lepas saat menuju ruang Teratai untuk memimpin rapat terbatas tindak lanjut KTT One Belt One Road di Istana Bogor, Jawa Barat, 22 Mei 2017. Presiden meminta seluruh jajaran untuk meningkatkan kepercayaan dalam investasi dan mengoptimalkan peluang untuk menarik investor lebih banyak. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla angkat bicara seputar isu yang menyebutkan hubungannya dengan Presiden Joko Widodo merenggang, terutama setelah pemilihan gubernur Jakarta pada April lalu.

    Dia mengatakan hubungannya dengan Jokowi baik-baik saja. "Seperti disebutkan para menteri, hubungan saya dengan Presiden baik-baik saja," kata Kalla, di rumah dinas Wakil Presiden, Jalan Diponegoro, Menteng, Selasa, 23 Mei 2017.

    Kalla memberi contoh dengan kegiatan bersama yang dilakukan bersama dengan Jokowi pada hari ini. "Hari ini saja saya makan bersama dua kali, rapat berdua barangkali tiga-empat jam, lalu hadir bersama di acara Istana Bogor dua kali," katanya. "Jadi ndak ada persoalan."

    Baca: Aburizal Bakrie Ingin Bahas Cawapres Jokowi, Istana Merespons

    Pada hari ini, Jokowi dan Kalla terlihat berada di Istana Bogor. Pada pukul 09.00 WIB, Kalla mendampingi Jokowi pada acara penyampaian Laporan Keuangan Pemerintah Pusat. Kemudian pada pukul 12.00 WIB, Kalla mendampingi Jokowi pada pertemuan dengan Forum Kerukunan Umat Beragama.

    Kalla mengatakan isu keretakannya dengan Jokowi bersumber dari media sosial. Dia menduga isu tersebut disebarkan terkait dengan pemilihan kepala daerah, termasuk di Jakarta. Ia disebut-sebut menyokong Anies Baswedan sementara Joko Widodo mendukung Basuki Tjahaja Purnama.

    Baca: Jokowi: 6 Bulan Terakhir Kita Buang-buang Energi Tidak Berguna

    Padahal, kata Kalla, dia dan Presiden sama sekali tidak pernah membicarakan secara khusus atau mengambil keputusan tentang calon kepala daerah, baik calon gubernur, bupati, ataupun wali kota. "Tidak pernah kami membahas. Tidak pernah," kata Kalla.

    Sebagai warga negara, kata Kalla, dia dengan Jokowi mempunyai hak memilih. "Bahwa kemudian itu berbeda, saya tidak tahu, karena yang saya tahu cuma yang saya pilih kan?" kata Kalla.

    Karena itu Kalla heran saat ada pihak yang mengatakan dia dan Jokowi mempunyai sikap berbeda dalam Pilkada. "Kok bisa Anda tahu kami berbeda? Bisa saja tidak berbeda kan? Mengapa semua orang mengatakan berbeda? Bagaimana tahu berbeda?" kata Kalla.

    Kalla mengaku tidak pernah memberitahukan soal pilihannya dalam pemilihan gubernur DKI.  "Saya sendiri tidak tahu apa pilihan Presiden. Karena kami tidak pernah berbicara calon," kata Kalla.

    AMIRULLAH SUHADA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.