Ahok Tak Ditahan di Blok Khusus, Selnya tanpa Penyejuk Ruangan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa kasus penitaan agama Basuki Tjahya Purnama saat memasuki ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jakarta, 9 Mei 2017. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis hukuman penjara 2 tahun untuk Ahok. TEMPO/Subekti

    Terdakwa kasus penitaan agama Basuki Tjahya Purnama saat memasuki ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jakarta, 9 Mei 2017. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis hukuman penjara 2 tahun untuk Ahok. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Tidak ada yang berubah dari aktivitas Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di dalam tahanan di Markas Komando Brigade Mobil, Kelapa Dua, Depok. Saban hari, Gubernur DKI Jakarta yang telah diberhentikan sementara itu berolahraga, menulis tentang politik, dan membaca kitab suci. Hari ini memasuki pekan ketiga Ahok berada di sana. “Kondisi kesehatannya baik,” kata pengacaranya, Darwin Aritonang, Senin, 22 Mei 2017. (Baca: Ahok Cabut Banding, Pendukung: Kami Hormati Keputusan Itu)

    Keterangan Darwin itu tak jauh berbeda dengan yang diberikan kepada pers ketika Ahok baru melewati pekan pertamanya di tahanan. Kepada Sirra Prayuna, pengacaranya yang lain, Ahok pernah berkelakar bahwa aktivitas olahraga membuatnya mirip monyet. Itu karena dia lebih suka melakukannya di dalam “kamar” ketimbang di ruang kebugaran. “Gue sekarang olahraganya bergelantungan, kayak monyet lompat-lompatan,” kata Sirra menirukan Ahok pekan lalu.

    Ahok, menurut dia, lebih santai dan rileks ketimbang saat masih bertugas di Balai Kota, di mana emosinya kadang-kadang meledak-ledak. Sirra berujar, justru keluarga Ahok yang sempat terpukul atas hukuman yang dijalani kliennya itu.

    Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, beserta beberapa pejabat pemerintah Ibu Kota juga sempat menjenguk Ahok. Di antara rombongan Djarot, terdapat Sekretaris Daerah Saefullah, yang menuturkan Ahok sehat sekalipun badannya terlihat langsing.  (Baca: Ahli HAM PBB Desak Indonesia Meninjau dan Mencabut Hukuman Ahok)

    Di dalam penjara, ucap Saefullah, Ahok bersama pejabat pemerintah Jakarta yang datang menjenguk membahas program, khususnya tentang perumahan untuk masyarakat miskin. “Program bedah rumah seperti di Cilincing dilanjutkan tahun depan,” ujarnya menirukan instruksi Ahok.

    Kepala Bagian Operasional Korps Brigade Mobil Komisaris Besar Waris Agono pernah menuturkan sel yang dihuni Ahok sama seperti tahanan lain yang dititipkan di sana. Ahok, kata Waris, ditahan di dalam ruangan berukuran 2 x 3 meter. 

    Ahok tidak ditahan di blok khusus. Tidur pun tidak menggunakan dipan. Selnya tak memiliki penyejuk ruangan. "Tidak ada tempat tidurnya. Hanya pakai alas tidur biasa," kata Waris. Meski begitu, dia memastikan setiap hari Ahok menjalani pemeriksaan kesehatan. “Sejumlah kebutuhan yang dimintanya juga dipenuhi.” (Baca: Ahok Cabut Banding, Apa Implikasinya?)

    ERWAN HERMAWAN | IMAM HAMDI

    Video Terkait: Veronica Menangis saat Bacakan Surat Ahok yang Ditulis di Tahanan





     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe