Taruna Akpol Tewas, Polisi Tetapkan 14 Tersangka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono. TEMPO/Budi Purwanto

    Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono. TEMPO/Budi Purwanto

    TEMPO.CO, Semarang - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah menahan 14 tersangka penganiayaan yang menewaskan taruna tingkat II Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Brigadir Dua Taruna Muhammad Adam. Ke-14 tersangka tersebut merupakan taruna tingkat III atau senior korban.

    "Ditahan hingga 20 hari ke depan dan bisa diperpanjang," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Jawa Tengah Komisaris Besar Polisi Djarod Padakova di Semarang, Senin, 22 Mei 2017.

    Baca: Penganiayaan Taruna Akpol, Polda Jawa Tengah Periksa 35 Saksi

    Polisi menerbitkan surat perintah penahanan seusai pemeriksaan terhadap tersangka yang berlangsung pada Minggu kemarin, 21 Mei 2017, dari siang hingga tengah malam. Tersangka dititipkan di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Jawa Tengah. Para tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

    Sebelumnya, Adam, taruna Akpol, tersebut dilaporkan tewas pada Kamis, 18 Mei 2017, di Kompleks Akpol Semarang. Taruna tingkat II tersebut diduga tewas akibat penganiayaan. Hasil autopsi menunjukkan bahwa korban tewas akibat sesak nafas. "Luka pada korban Muhammad Adam di dada mengakibatkan sesak nafas sehingga meninggal," kata Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Inspektur Jenderal Condro Kirono, Jumat, 19 Mei 2017.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.