Luncurkan Animasi Sahabat Pemberani, Saut KPK: Upaya Pencegahan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua KPK terpilih,  Saut Situmorang tiba di Gedung KPK, Jakarta, 21 Desember 2015. Kelima pimpinan KPK akan bertugas untuk periode 2015 hingga 2019. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Wakil Ketua KPK terpilih, Saut Situmorang tiba di Gedung KPK, Jakarta, 21 Desember 2015. Kelima pimpinan KPK akan bertugas untuk periode 2015 hingga 2019. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluncurkan musim kedua film serial animasi berjudul Sahabat Pemberani. Peluncuran film ini merupakan upaya KPK menciptakan generasi anti-korupsi sejak dini.

    "Pemberantasan korupsi tak hanya dilakukan melalui upaya penindakan, tapi juga pencegahan melalui pembangunan perilaku dan penanaman budaya," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam acara peluncuran Sahabat Pemberani di FX Sudirman, Minggu, 21 Mei 2017.

    Serial animasi ini diluncurkan bersama dengan album musik Sahabat Pemberani Cinta Indonesia karya Oppie Andaresta. Animasi dan musik dianggap cara efektif untuk membangun perilaku dan penanaman budaya sejak dini, karena dianggap tak menggurui dan lebih mudah diterima.

    Baca: KPK Lakukan Pencegahan Korupsi Lewat Film

    Pada musim kedua ini, serial animasi Sahabat Pemberani terdiri dari enam episode. Melalui film animasi ini, KPK menyasar penonton usia Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas.

    Serial animasi dengan tiga tokoh utama, Krisna, Panji, dan Kirana, ini disajikan sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.

    Tak hanya serial animasi, Sahabat Pemberani juga dihadirkan KPK dalam bentuk boardgame, aplikasi permainan berbasis android, gerak senam, dan buku panduan untuk orang tua dan guru.

    Baca juga: KPK: Aparat Pengawas Internal Tak Optimal Cegah Korupsi

    Sejak diluncurkan tahun 2013, musim pertama Sahabat Pemberani telah tersebar sebanyak enam ribu keping compact disc. Selain itu, KPK juga bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk penggunaan bahan ajar di sekolah-sekolah.

    Sementara itu, album musik karya Oppie Andaresta terdiri dari tujuh lagu yang berisikan nilai-nilai anti-korupsi. Tak hanya anti-korupsi, tema lain yang diangkat adalah mencintai tanah air yang kaya sumber daya alam dan budaya. "Melalui musik ini, kami ingin menanamkan nilai anti-korupsi sebagai salah satu bentuk dalam mencintai tanah air," kata Saut.

    AMIRULLAH SUHADA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Bebas Visa bagi Indonesia di Brasil dan Empat Negara

    Sejumlah negara baru saja mengeluarkan kebijakan bebas visa bagi para pemegang paspor Indonesia, bukti bahwa paspor Indonesia semakin kuat di dunia.