Kena Stroke, Seorang TKI Dideportasi Malaysia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Ilustrasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Nunukan - Satu dari 102 tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal, yang bekerja di Negeri Sabah, dideportasi Pemerintah Malaysia ke Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, lantaran menderita stroke. Ia dideportasi pada Kamis sore, 18 Mei 2017.

    Di dermaga Pelabuhan Internasional Tunon Taka Kabupaten Nunukan, TKI ilegal yang terkena stroke tersebut tidak mampu berdiri. Saat turun dari kapal, ia ditandu petugas kesehatan pelabuhan. (Baca: Polisi Geledah BLK Penyalur TKI di Bekasi)

    TKI yang menderita stroke itu bernama Kristina, 46 tahun. Ia bekerja di perkebunan kelapa sawit di Keningau, Negeri Sabah. Menurut Loly, 35 tahun, menantunya, Kristina di perantauan bersama suaminya.

    Loly, yang mengantar bersama tiga keluarga lain, mengatakan Kristina mengalami stroke sejak sebulan lalu. Dia tiba-tiba lumpuh sehingga tidak bekerja lagi.

    Pria asal Adonara Nusa Tenggara Timur (NTT) itu menceritakan Kristina telah puluhan tahun bekerja di Malaysia dan akan dipulangkan ke kampung halamannya pada Sabtu, 20 Mei 2017, menggunakan KM Lambelu. (Baca: Cerita TKI Ilegal yang Berhasil Pulang dari Arab Saudi)

    "Kristina sudah puluhan tahun bekerja di Malaysia. Saat ini, dia (Kristina) dan suaminya bekerja sebagai operator mesin di Keningau (Negeri Sabah)," katanya.

    Koordinator Kesehatan Pelabuhan Kabupaten Nunukan Baharullah membenarkan adanya seorang TKI ilegal yang dideportasi dan mengalami stroke. Namun yang bersangkutan tidak melaporkan diri ke kantor kesehatan pelabuhan untuk mendapatkan perawatan. Kristina diambilalih BP3TKI setempat. (Baca: Kasus TKI Ilegal, Pemerintah Telusuri Siapa Pengirimnya)

    "Iya, memang ada satu orang TKI yang dideportasi mengalami stroke. Namun belum dilaporkan ke kami karena langsung diantar ke kantor BP3TKI (Nunukan)," ujarnya.

    Jumlah TKI ilegal yang diusir Malaysia kali ini sebanyak 102 orang, yang terdiri atas 79 laki-laki, 18 perempuan, 4 anak laki-laki, dan 1 anak perempuan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Keunggulan Bahan Bakar Campuran Biodiesel B30 Saat Uji Coba

    Biodiesel B30 akan diluncurkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Desember 2019. Ini hasil B30 yang berbahan solar campur minyak kelapa sawit.