4 Hari Makan Ubi di Hutan, Napi Kabur di Pekanbaru Serahkan Diri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tahanan kabur. landvibez.com

    Ilustrasi tahanan kabur. landvibez.com

    TEMPO.CO, Pekanbaru - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru menangkap Muhammad Mahmud, 47 tahun, narapidana yang kabur dari Rumah Tahanan Sialang Bungkuk, setelah menyerahkan diri. Menurut polisi, tahanan itu sempat hanya makan ubi kayu selama empat hari bersembunyi di dalam hutan.

    “Ia menyerahkan diri diantar pihak keluarga karena menyesal dan ingin berkumpul dengan keluarga setelah keluar dari penjara nanti,” kata Kepala Sub-Bagian Humas Kepolisian Resor Kota Pekanbaru Inspektur Dua Dodi Vivino, Selasa, 16 Mei 2017.

    Baca juga: 126 Napi Kabur dari Rutan di Pekanbaru Masih Buron

    Mahmud diantar keluarganya mendatangi Markas Kepolisian Resor Kota Pekanbaru pada Selasa sekitar pukul 10.00. Mahmud menyesal melarikan diri dari tahanan. Adapun ia ditahan lantaran divonis mencuri dan dihukum 2,8 tahun. Ia baru menjalani hukuman enam bulan. "Dulunya ditangkap Kepolisian Sektor Limapuluh," ujarnya.

    Mahmud merupakan satu dari 448 tahanan Rumah Tahanan Sialang Bungkuk yang kabur pada Jumat, 5 Mei 2017. Saat kabur, Mahmud lari ke arah hutan dan bertahan selama empat hari dengan hanya makan ubi kayu milik warga.

    Selepas itu, Mahmud bersembunyi di Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Ahmad, Pekanbaru. Ia berpura-pura sebagai pasien. Pelaku kemudian pulang ke rumah. Selama kabur, pelaku sempat bekerja di Jalan Garuda Sakti sebagai buruh bangunan.

    Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Riau Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo melaporkan, hingga kini, polisi sudah menangkap kembali 324 napi yang kabur, sementara 124 napi lain masih buron. "Sedangkan situasi di Rutan Sialang Bungkuk aman terkendali," ucapnya.

    Sebanyak 448 tahanan kabur dari Rutan Kelas IIB Pekanbaru di Jalan Sialang Bungkuk Nomor 2, Tenayan Raya, Pekanbaru, dengan cara mendobrak salah satu pintu hingga terbuka. Para napi mengamuk diduga karena kekecewaan atas pelayanan rutan yang marak dengan praktik pungli.

    Para napi kabur karena kerap dipersulit dalam pengurusan cuti bersyarat. Belum lagi suasana rutan yang tidak kondusif lantaran melebihi kapasitas. Rutan yang seharusnya diisi untuk 369 orang, justru dihuni lebih dari 1.800 tahanan.

    RIYAN NOFITRA

    Video Terkait: 122 Napi yang Kabur Dari Rutan Pekanbaru Masih Buron




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gerhana Bulan Parsial Umbra Terakhir 2019

    Pada Rabu dini hari, 17 Juli 2019, bakal terjadi gerhana bulan sebagian. Peristiwa itu akan menjadi gerhana umbra jadi yang terakhir di tahun 2019.