Peserta SBMPTN di Makassar Melonjak Jadi 47.963

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta melaksanakan ujian tertulis SBMPTN di ITB, Bandung, Jawa Barat, 31 Mei 2016.  Panitia Lokal 34 Bandung menyiapkan 2.304 ruangan yang akan digunakan oleh 46.056 peserta ujian seleksi. TEMPO/Prima Mulia

    Peserta melaksanakan ujian tertulis SBMPTN di ITB, Bandung, Jawa Barat, 31 Mei 2016. Panitia Lokal 34 Bandung menyiapkan 2.304 ruangan yang akan digunakan oleh 46.056 peserta ujian seleksi. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Makassar - Sebanyak 47.963 peserta yang ikut dalam ujian Seleksi Masuk Bersama Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 di Panitia Lokal (Panlok) 82 Makassar, Sulawesi Selatan, atau melonjak ketimbang 2016. Tahun lalu sekitar 44 ribu. "Sampai sekarang tak ada masalah yang dihadapi peserta ujian," kata Koordinator Hubungan Masyarakat Panlok 82 Makassar, Ishaq Rahman kepada Tempo, Selasa 16 Mei 2017.

    Dia menyebutkan peserta yang ikut ujian untuk masuk Universitas Hasanuddin, Universitas Islam Negeri Alaudiin, dan Universitas Negeri Makassar sebanyak 45.790. Sedangkan peserta yang mengikuti ujian untuk masuk Universitas Sulawesi Barat sebanyak 2.173.

    Baca juga: SBMPTN, Peserta di Makassar Intip Kunci Jawaban di Ponsel

    Adapun lokasi ujian, lanjut Ishaq, di Kampus Unhas Tamalanrea, Unhas Gowa, Unhas Baraya, UNM Gunung Sari, UNM Parangtambung, UNM Todopuli, Kampus UIN Alauddin Makassar, dan beberapa ruang SMP dan SMA di Makassar. "Kita tambah lokasi ujian karena pendaftar yang membludak," tutur dia.

    Menurut Ishaq, peserta yang mendaftar melalui jalur SBMPTN tahun lalu sebesar 44 ribu orang. Sementara untuk pengumuman yang lulus ikut SBMPTN ini pada 13 Juni mendatang. "Kita menerima mahasiswa melalui jalur SBMPTN 35 persen dari total yang akan diterima di Unhas yaitu 5.295 orang."

    Ditanya terkait virus ransomware wannaCry, Ishaq mengatakan bahwa tak ada hubungannya dengan ujian SBMPTN. Sehingga tak akan menggangu selama proses ujian berlangsung. "Tidak ada masalah, karena Computer Based Test (CBT) itu berbasis komputer, bukan basis internet," Ishaq menambahkan. Karena itu, lanjut dia, seluruh soal-soal ujian ada pada server yang berada di Unhas kemudian didistribusikan via jaringan intranet ke komputer masing-masing peserta.

    DIDIT HARIYADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.