Sukmawati Cek Laporan Kasus Penodaan Pancasila Rizieq  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta aksi mencium tangan Sukmawati Soekarnoputri dalam aksi gabungan sejumlah ormas di depan Gedung Sate, Bandung, 19 Januari 2017. Aksi ini juga memberikan dukungan kepada polisi untuk mengusut tuntas dugaan penghinaan Pancasila oleh Rizieq Shihab. TEMPO/Prima Mulia

    Peserta aksi mencium tangan Sukmawati Soekarnoputri dalam aksi gabungan sejumlah ormas di depan Gedung Sate, Bandung, 19 Januari 2017. Aksi ini juga memberikan dukungan kepada polisi untuk mengusut tuntas dugaan penghinaan Pancasila oleh Rizieq Shihab. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Sukmawati Sukarnoputri mendatangi Markas Kepolisian Daerah Jawa Barat untuk mengecek perkembangan laporan dugaan penodaan Pancasila dan pencemaran nama baik proklamator yang diduga dilakukan pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Syihab.

    "Pelaporan saya tersebut kepada Pak Kapolda. Selanjutnya sudah dijelaskan harus lebih dilengkapi berkasnya," ujarnya di Mapolda Jawa Barat, Senin, 15 Mei 2017. (Baca: Kuasa Hukum Rizieq ke Kantor Kajati Jawa Barat, Ini Tujuannya)

    Putri sulung presiden pertama Indonesia itu berharap berkas-berkas pelaporannya segera lengkap agar kasus pencemaran tersebut segera masuk ke persidangan. "Ya, pasti bukan harapan saya saja, tapi seluruh rakyat Indonesia yang nasionalis. Itu demokratisnya keadilan harus dijalankan dengan segera," katanya.

    Ia mendesak Rizieq segera kembali ke Indonesia dan menyelesaikan kasus-kasus yang tengah menjeratnya. "Seharusnya dia tahu kalau dia terlibat beberapa perkara, seharusnya tahu diri lah, ya," ucapnya. (Baca: Rizieq Sebut Sukmawati Mengkriminalisasi Tesis Ilmiahnya)

    Setelah mendatangi Mapolda Jawa Barat, Sukmawati dijadwalkan akan mendatangi Kejati Jawa Barat. Namun, karena agenda yang padat serta harus menghadiri acara di Gedung Indonesia Menggugat, ia kemudian mengurungkannya.

    "Ke Kejati besok (Selasa, 16 Mei 2017/hari ini), dan akan menanyakan sampai di mana berkas pelaporan saya," tuturnya. (Baca: JIAD Dukung Penuntasan Kasus Penghinaan Lambang Negara)

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.