Ditanya Soal Maju Jadi Capres 2019, Begini Jawaban Rhoma Irama

Reporter

Pasangan Cagub DKI Jakarta Anis Baswedan (kanan) melambaikan tangan kepada pendukungnya didampingi Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama (kiri) saat kampanye terakhir di kawasan Rawajati, Jakarta Selatan, 11 Februari 2017. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Islam Damai Aman (Idaman) Rhoma Irama dan pengurus mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia, Senin, 15 Mei 2017. Rhoma diterima oleh Ketua KPU Arief Budiman dan sejumlah komisioner KPU.

Menurut Rhoma, kedatangannya ke KPU pusat untuk mencari informasi terkait dengan prosedur verifikasi partai politik yang akan ikut serta dalam pemilihan umum serentak 2019.

Baca: Rhoma Irama Setuju Ambang Batas Capres 0 Persen

"Kami bertemu Komisioner KPU untuk memohon pengarahan mengenai persyaratan verifikasi administratif dan faktual yang harus kami laksanakan sampai pendaftaran nanti. Dengan bimbingan KPU kita bisa bergerak on the right track (di jalur yang benar)," ujar Rhoma seusai pertemuan.

Rhoma mengklaim Partai Idaman sudah menyiapkan diri secara total untuk ikut serta dalam pemilihan umum. "Sudah (persiapan) di provinsi sudah 100 persen, sudah 75 persen di kabupaten/kota, dan 50 persen di kecamatan. Sekarang kita sedang mengarah pada rekrutmen," tuturnya.

Simak: Alasan KPU Minta RUU Penyelenggaraan Pemilu Segera Disahkan

Partai Idaman, menurut Rhoma, masih akan melengkapi syarat terkait dengan keanggotaan partai. "Sekarang kami tinggal (menyelesaikan) kartu tanda anggota (KTA)-nisasi (untuk) 1.000 atau seperseribu per kabupaten dan kota."

Saat ditanyai soal kabar pencalonannya sebagai presiden di Pemilu 2019, Rhoma menolak menanggapi. "Saya fokus dulu verifikasi partai, masalah pencalonan (presiden) pilihan rakyat," ujar figur yang dijuluki Raja Dangdut itu.

Lihat: Dukung Anies-Sandi, Rhoma Irama Ciptakan Lagu 'Pas'

Komisioner KPU Hasyim Asy'ari mengatakan pihaknya sempat menjelaskan syarat verifikasi parpol kepada pengurus Partai Idaman. "Bagaimana soal teknis sistem informasi partai politik (sipol), kemudian soal verifikasi administrasi maupun verifikasi faktual," kata Hasyim.

Para komisioner KPU, termasuk pada Partai Idaman, mengimbau semua pihak mengikuti perkembangan pembahasan rancangan Undang-Undang tentang Penyelenggaraan Pemilu di DPR RI.

YOHANES PASKALIS






Perludem Sebut Tak Mudah Buktikan Kasus Suap Politik

16 hari lalu

Perludem Sebut Tak Mudah Buktikan Kasus Suap Politik

Perludem menyebut tak mudah mengusut kasus suap politik. Dulu sempat viral soal dugaan suap di Pemilu 2019, tapi isu itu menguap.


KPU: Tak Ada Partai yang Menang Telak di Pemilu Malaysia

17 hari lalu

KPU: Tak Ada Partai yang Menang Telak di Pemilu Malaysia

Menurut KPU, tak ada partai yang menguasai suara mayoritas dalam pemilu Malaysia kali ini.


KPU Komitmen Tak Ada Kecurangan Saat Perekrutan PPK dan PPS

20 hari lalu

KPU Komitmen Tak Ada Kecurangan Saat Perekrutan PPK dan PPS

KPU memiliki tim supervisi, tim inspektorasi, dan tim pemantauan pengawasan untuk mengatasi kecurangan.


Perindo Targetkan Kursi Parlemen Dua Digit, Hary Tanoesoedibjo Minta Arahan Jokowi

30 hari lalu

Perindo Targetkan Kursi Parlemen Dua Digit, Hary Tanoesoedibjo Minta Arahan Jokowi

Ketua Umum Perindo, Hary Tanoesoedibjo akan menargetkan partainya memperoleh kursi parlemen sebanyak 2 digit pada Pemilu 2024.


Rhoma Irama Hingga Weird Genius Akan Tampil Di BBFEST 2022

41 hari lalu

Rhoma Irama Hingga Weird Genius Akan Tampil Di BBFEST 2022

Lebih dari 100 musisi terbaik tanah air dari berbagai genre musik akan hadir di Berdendang Bergoyang Festival (BBFest) 2022


Berdendang Bergoyang Festival 2022 Hadirkan Ratusan Musisi, Ada Rhoma Irama hingga Dipha Barus

42 hari lalu

Berdendang Bergoyang Festival 2022 Hadirkan Ratusan Musisi, Ada Rhoma Irama hingga Dipha Barus

Berdendang Bergoyang Festival 2022 hadirkan beragam aliran musik seperti pop, dangdut koplo, rock, hip hop, R&B hingga musik modern lintas generasi.


Imran Khan Dilarang Berpolitik Selama 5 Tahun

46 hari lalu

Imran Khan Dilarang Berpolitik Selama 5 Tahun

Imran Khan dilarang maju dalam pemilu dan tidak boleh menjadi anggota parlemen sampai lima tahun ke depan


Anies Baswedan Sebut Pernah Dua Kali Ditawari jadi Capres di Pemilu 2019

7 Oktober 2022

Anies Baswedan Sebut Pernah Dua Kali Ditawari jadi Capres di Pemilu 2019

"Di tahun 2018 saya ditawari untuk ikut pilpres, sebagai wakil. Bahkan ada dua kali permintaan untuk menjadi capres," kata Anies Baswedan


Menikmati Goyang Inul Daratista dan Energinya di Hari Pertama Gelaran Pestapora

24 September 2022

Menikmati Goyang Inul Daratista dan Energinya di Hari Pertama Gelaran Pestapora

Tampil dengan format full band pada pukul 21.30 tepat, Inul Daratista sungguh bisa membuat para milenial dan generasi Z yang datang berjoget ria.


Politikus Gerindra Anggap Nomor Urut Partai Hanya soal Teknis

21 September 2022

Politikus Gerindra Anggap Nomor Urut Partai Hanya soal Teknis

Namun politikus Gerindra ini mengakui, semakin kecil angka urutan partai politik maka akan semakin mudah untuk mengenalkan kepada masyarakat.