Wahidin Ajak Rano Karno Lupakan Gesekan Saat Pilgub Banten 2017

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten nomor urut satu Wahidin Halim (kiri) dan Andika Hazrumy (kedua kanan) berjabat tangan dengan cagub nomor urut dua Rano Karno (kedua kiri) dan Embay Mulya Syarief usai mengakhiri sesi debat publik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banten di Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta, 29 Januarta 2017. ANTARA/Wahyu Putro A

    Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten nomor urut satu Wahidin Halim (kiri) dan Andika Hazrumy (kedua kanan) berjabat tangan dengan cagub nomor urut dua Rano Karno (kedua kiri) dan Embay Mulya Syarief usai mengakhiri sesi debat publik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banten di Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta, 29 Januarta 2017. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Serang - Gubernur Banten terpilih Wahidin Halim (WH) meminta mantan Gubenur Banten Rano Karno untuk melupakan persoalan yang terjadi selama proses Pilgub Banten 2017.

    “Kemarin kita beda, hari ini kita sama. Kemarin ada kerikil-kerikil kecil yang mengganggu komunikasi kita. Hari ini kita tinggalkan, kami ingin semua lupakan persoalan selama kampanye dan Pilkada,” ujar Wahidin saat sambutan Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Pisah Sambut Gubernur Banten 2017-2022 di Pendopo Gubernur Banten , Senin, 15 Mei 2017.

    Baca :

    Gubernur Banten Terpilih Dilantik Jokowi, Prioritas 2 Sektor

    Wahidin meminta secara khusus Rano Karno untuk bersama-sama membangun banten. “Maafkan jika selama proses Pilkada ada krikil-krikil kecil yang mengganggu. Semoga Bang Doel ikhlas untuk membantu saya membangun Banten," ujar WH

    Mantan Wali Kota Tangerang dua periode tersebut tidak mau memasang target kapan program unggulan tersebut akan diselesaikan. "Tidak usah pake target. Enggak pakai seratus hari, saya mah pokoknya lima tahun aja,” katanya.

    Namun, adik kandung bekas Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda itu berjanji akan segera menggenjot lima program prioritas utamanya.

    Yakni, tata kelola pemerintahan yang baik, membangun kualitas infrastruktur, meningkatkan akses dan pemerataan pendidikan berkualitas, akses pemerataan kesehatan, serta peningkatan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi. “Yang krusial jalan, kesehatan, pendidikan,” katanya.
    Simak pula :

    Rano Karno Legowo, Banten Kembali Dipimpin Dinasti Atut

    Sementara itu, Rano Karno yang hadir pada acara tersebut mengaku siap membantu Pemerintahan Wahidin Halim-Andika Hazrumy.

    Terutama kaitan dengan 12 proyek strategis nasional pemerintah pusat yang ada di Provinsi Banten. “Kalau memang saya diperlukan, saya siap membantu," ujar pemeran Doel dalam Si Doel Anak Sekolahan itu.

    Rano menilai, dengan pengalaman Wahidin yang pernah menjabat sebagai wali kota Tangerang dua periode dan semangat muda yang dimiliki puetera sulung bekas gubernur Ratu Atut Chosiah Andika Hazrumi, keduanya bisa melanjutkan rencana besar tersebut. “Harmonisasi dengan pemerintah pusat mohon dilakukan," ujar Rano.

    WASI’UL ULUM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.