Jembatan Penghubung Riau-Sumatera Barat Rusak, Lalu Lintas Dialihkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi jembatan. ANTARA/Anis Efizudin

    Ilustrasi jembatan. ANTARA/Anis Efizudin

    TEMPO.CO, Pekanbaru - Jembatan di Jalan Lintas Barat Km 75, Desa Merangin, Kecamatan Bangkinang Barat, Kabupaten Kampar, mengalami kerusakan. Jembatan yang biasa digunakan sebagai penghubung jalur Riau-Sumatera Barat itu diperkirakan bakal ambruk karena salah satu penyangganya patah.

    Kepala Kepolisian Resor Kampar Edy Sumardi mengatakan kepolisian telah melakukan pengalihan arus lalu lintas Riau-Sumatera Barat melewati Simpang TB, Rokan Hulu. "Ada pengalihan arus karena jembatan hampir ambruk," ucap Edy, Senin, 15 Mei 2017.

    Baca juga: Perbaikan Jembatan Cipamingkis Butuh Dana Sekitar Rp 30 Miliar

    Menurut Edy, kerusakan jembatan terjadi pada Minggu, 14 Mei 2017, sekitar pukul 16.30. Mengetahui hal itu, polisi langsung memberikan imbauan kepada pengemudi truk di XIII Koto Kampar dan simpang empat Garuda Sakti Panam, Pekanbaru, bahwa ada pengalihan arus.

    Edy menjelaskan, kendaraan roda enam atau lebih dari arah Sumatera Barat menuju Pekanbaru dialihkan ke Simpang TB, Rokan Hulu-Jalan Lintas Petapahan, Kampar, menuju Garuda Sakti, Pekanbaru. Sedangkan kendaraan roda enam atau lebih dari arah Pekanbaru menuju Sumatera Barat dialihkan dari simpang empat Garuda Sakti menuju Simpang TB-Rantau Merangin, Kampar.

    "Kami telah siagakan personel dari kepolisian sektor dan satuan lalu lintas untuk buka-tutup arus secara bergantian," tuturnya. Terkait dengan pengalihan arus lalu lintas akibat kerusakan jembatan tersebut, Edy mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat.

    RIYAN NOFITRA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utang BUMN Sektor Industri Melonjak, Waskita Karya Paling Besar

    Sejumlah badan usaha milik negara di sektor konstruksi mencatatkan pertumbuhan utang yang signifikan. Waskita Karya menanggung utang paling besar.