Ada Festival Rujak Uleg di Hari Jadi Surabaya, Mau?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini membagikan rujak cingur kepada warga di Festival Rujak Uleg Jalan Kembang Jepun Surabaya, 29 Mei 2016. (MOHAMMAD SYARRAFAH)

    Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini membagikan rujak cingur kepada warga di Festival Rujak Uleg Jalan Kembang Jepun Surabaya, 29 Mei 2016. (MOHAMMAD SYARRAFAH)

    TEMPO.CO, Surabaya - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya optimistis Festival Rujak Uleg 2017 dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-724 Kota Surabaya yang digelar di kawasan Kembang Jepun pada Minggu 14 Mei 2017 lebih semarak karena diikuti ribuan peserta.

    "Tahun ini akan lebih semarak karena pesertanya jauh lebih banyak," ucap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Surabaya Widodo Suryantoro di Surabaya, Jumat 12 Mei 2017. (Baca: Kabar Baik, Dolly Tutup Jumlah Pengidap HIV di Surabaya Menurun)

    Dia menyebut jumlah peserta festival rujak uleg pada tahun lalu sebanyak 1.300 orang. Kali ini yang terdaftar sudah 1.500 peserta. "Dan ada 300 grup yang setiap grupnya beranggotakan lima orang," ujar dia.

    Widodo menjelaskan, peserta Festival Rujak Uleg berasal dari kelurahan/kecamatan sebanyak 160 grup, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Surabaya sebanyak 30 grup, peserta umum sekitar 53 grup, peserta dari hotel kurang lebih 28 grup, serta tamu kehormatan dari dalam dan luar negeri kurang lebih ada 24 grup.

    "Kami juga mengundang konjen di Surabaya, mahasiswa luar negeri yang ada di sini, termasuk mengajak PHRI (Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia) yang ada tamu luar negerinya kami undang," kata Widodo. (Baca: Risma: Surabaya Bisa Jadi Destinasi Kota Kesehatan)

    Selain itu, Disbudpar melakukan beberapa sentuhan baru agar acara yang rutin digelar tahunan ini menjadi lebih segar dan kekinian. Jika sebelumnya Festival Rujak Uleg digelar dengan konsep masing-masing peserta berkostum unik menguleg rujak di meja berderet panjang yang telah disiapkan panitia, tahun ini akan dibuat improvisasi.

    Salah satu sentuhan baru itu adalah adanya panggung berbentuk bulat berdiameter 15 meter. Panggung ini nantinya akan berfungsi seperti cat walk alias tempat untuk memparadekan peserta dan kostum uniknya.

    "Jadi panggung bulat ini untuk fashion show. Kalau dulu peserta pakai kostum unik, hanya tetangga (peserta) kanan kiri saja yang tahu, kali ini akan diparadekan sehingga semua bisa tahu," katanya. (Baca: Risma Ngulek Rujak Cingur di Cobek Raksasa, Mau Menyicip?)

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.