Warga Terobos Mako Brimob, Polisi Keluarkan Tembakan Peringatan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pendukung terpidana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyalakan lilin saat melakukan aksi di depan Rutan Cipinang, Jakarta, 9 Mei 2017. Aksi tersebut sebagai bentuk dukungan serta simpati untuk Ahok yang ditahan di Rutan Cipinang setelah di vonis Majelis Hakim dengan hukuman dua tahun penjara karena dinilai terbukti melakukan penodaan agama. ANTARA FOTO

    Sejumlah pendukung terpidana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyalakan lilin saat melakukan aksi di depan Rutan Cipinang, Jakarta, 9 Mei 2017. Aksi tersebut sebagai bentuk dukungan serta simpati untuk Ahok yang ditahan di Rutan Cipinang setelah di vonis Majelis Hakim dengan hukuman dua tahun penjara karena dinilai terbukti melakukan penodaan agama. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Depok - Seorang warga ditangkap karena mencoba menerobos masuk ke Markas Komando Brigadir Mobil Kelapa Dua, Depok, tempat Basuki Tjahaja Purnama ditahan, Rabu, 10 Mei 2017. Karena menerobos, petugas pengaman sempat mengeluarkan tembakan peringatan.

    Salah seorang saksi mata, Iman yang datang dari Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan, mengatakan awalnya ada orang masuk mengenakan baju biru muda tanpa izin. Lalu orang tersebut dikerjar oleh petugas.

    Baca: Terganggu Teriakan Pendukung, Ahok Dipindahkan ke Mako Brimob  

    "Sebelum tertangkap sempat diperingatkan dengan tembakan. Tapi dia tetap lari. Bunyi tembakannya kencang sekali," kata Iman.

    Orang yang masuk sekitar pukul 13.00 tersebut belum diketahui identitasnya. Setelah tertangka orang tersebut langsung dipukuli oleh anggota Brimob yang berjaga.

    Simak: Vonis untuk Ahok Dikecam Amnesty International  

    Pantauan Tempo orang tersebut langsung dibawa menggunakan mobil Avanza ke dalam Markas Brimob. Tak lama berselang, mobil Wakil Kepala Kepolisian RI Komisaris Jenderal Syafrudin sampai ke Mako Brimob Kelapa Dua.

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.