Pendukung Ahok: Putusan Hakim Bukti Kemenangan Intoleransi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menggelar Malam Solidaritas atas Matinya Keadilan di Tugu Proklamasi, Pegangsaan, Jakarta, 10 Mei 2017. Tempo/Angelina Anjar Sawitri

    Pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menggelar Malam Solidaritas atas Matinya Keadilan di Tugu Proklamasi, Pegangsaan, Jakarta, 10 Mei 2017. Tempo/Angelina Anjar Sawitri

    TEMPO.CO, Jakarta - Pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menggelar aksi solidaritas malam ini. Penggagas aksi tersebut, Raja Juli Antony, menyatakan bahwa vonis Ahok dua tahun penjara dari majelis hakim merupakan bukti terjadinya kematian keadilan.

    "Vonis dua tahun tersebut juga merupakan bukti kemenangan intoleransi di Indonesia," ujar Raja dalam orasinya dalam Malam Solidaritas atas Matinya Keadilan di Tugu Proklamasi, Pegangsaan, Jakarta Pusat, Rabu, 10 Mei 2017.

    Baca: Ahok Divonis 2 Tahun Penjara, Pengacara Duga Ada Muatan Politik

    Surat Keprihatinan Kepala SMAN 3 Jakarta yang Dipecat Ahok

    Massa pendukung Ahok itu pun menyerukan beberapa pernyataan sikap. Pertama, mereka siap mendukung dan mendampingi perjuangan Ahok untuk mencari keadilan. "Kedua, kepada Pengadilan Tinggi DKI Jakarta untuk segera menangguhkan penahanan Ahok," katanya.

    Peserta aksi juga mendesak Komisi Yudisial untuk memeriksa majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang memimpin persidangan kasus penistaan agama tersebut. "Karena putusan peradilan mengabaikan fakta persidangan dan saksi ahli," tutur Raja.

    Pernyataan sikap yang terakhir, Raja menyerukan agar seluruh pendukung Ahok bersatu dan merapatkan barisan untuk terus mencari keadilan bagi Ahok. "Seluruh pendukung Ahok harus aktif dalam menuntut keadilan bagi Ahok," katanya mengakhiri orasinya.

    Baca: Vonis untuk Ahok Dikecam Amnesty International  

    Malam ini, pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menggelar aksi solidaritas bagi Gubernur DKI Jakarta nonaktif tersebut. Aksi itu adalah bentuk kekecewaan mereka terhadap vonis dua tahun penjara oleh pengadilan kepada Ahok atas kasus penistaan agama.

    Sejak pukul 18.00, ratusan massa yang berpartisipasi dalam aksi bernama Malam Solidaritas atas Matinya Keadilan itu sudah mulai berdatangan. Massa pendukung aksi solidaritas bagi Ahok kompak mengenakan pakaian serba hitam. Hingga pukul 20.30, aksi solidaritas tersebut masih berlangsung.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.