EKSKLUSIF: Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penyerangan Novel KPK  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Tito Karnavian berkunjung ke  Sulawesi Tenggara dalam rangka memberikan pengarahan pada personil Kepolisian Daerah Sultra Kamis 23 Februari 2017. TEMPO/ ROSNIAWANTY FIKR

    Kapolri Jenderal Tito Karnavian berkunjung ke Sulawesi Tenggara dalam rangka memberikan pengarahan pada personil Kepolisian Daerah Sultra Kamis 23 Februari 2017. TEMPO/ ROSNIAWANTY FIKR

    TEMPO.CO, Jakarta - Polda Metro Jaya menangkap seorang pria berinisial AL yang diduga merupakan pelaku penyerangan terhadap Novel Baswedan, Selasa malam, 9 Mei 2017. Penangkapan tersebut berdasarkan petunjuk yang diperoleh tim Polda Metro Jaya setelah menemui Novel di Singapura beberapa hari sebelumnya.

    "Hasil pemeriksaan selama seharian, yang bersangkutan (AL) tidak mengakuinya," kata Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian kepada Tempo, Rabu, 10 Mei 2017.

    Baca: Polisi Gunakan Dua Metode untuk Telusuri Kasus Novel Bawesdan

    Kepada penyidik, kata Tito, AL membantah semua tuduhan keterlibatannya dalam penyerangan kepada Novel. Namun polisi tak berhenti pada bantahan yang bersangkutan. Tim Polda Metro Jaya kemudian membawa AL untuk mengecek alibinya soal posisinya pada hari penyerangan. "Kami juga memeriksa posisi hp (telepon seluler) pada saat kejadian," ujarnya.

    Tito mengatakan pengungkapan pelaku penyerangan Novel akan dibantu Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri. "Deputi Penindakan KPK juga mengikuti langsung pengembangan di Polda Metro," ucapnya.

    Baca: 24 Hari Dirawat di Singapura, Begini Kondisi Novel Baswedan

    Saat ditanya soal pelaku yang ditangkap adalah foto yang sempat beredar di publik, Tito membantahnya. "Foto yang beredar alibinya kuat sekali, tidak ada di Jakarta pada hari kejadian berdasarkan tiket, CCTV, dan CDR ponsel," ucapnya. Ia menyebutkan terungkapnya dugaan keterlibatan AL datang dari informasi korban.

    Terkait dengan status terduga, Tito mengatakan AL belum ditetapkan sebagai tersangka. "Belum. Masih istilahnya di keler, dibawa tim untuk mengecek di mana dia pada hari H dan satu hari pasca-kejadian," tuturnya.

    Pada 11 April 2017, Dua orang yang mengendarai sepeda motor menyerang Novel saat pulang dari masjid usai salat subuh. Pelaku menyiramkan air keras ke muka Novel. Air keras itu mengenai kedua mata Novel dan beberapa bagian tubuh lain. Hingga saat ini, Novel masih menjalani perawatan di rumah sakit di Singapura.

    BUDI SETYARSO

    Baca juga:
    Periksa Kesehatan Novel Baswedan, 6 Tindakan Akan Dilakukan
    KPK: Jaringan Kornea Mata Kanan Novel Baswedan Sudah Tumbuh


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.