Polres Konawe Selatan Terima Karangan Bunga Tolak Radikalisme  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Polri melintas di depan Mabes Polri yang dipenuhi puluhan karangan bunga di Jalan Trunojoyo, Jakarta, 3 Mei 2017. Karangan bunga yang dikirim oleh berbagai pihak dan elemen masyarakat itu sebagai wujud dukungan kepada TNI dan Polri dalam memberantas radikalisme dan premanisme serta menjaga kedaulatan NKRI. ANTARA FOTO

    Anggota Polri melintas di depan Mabes Polri yang dipenuhi puluhan karangan bunga di Jalan Trunojoyo, Jakarta, 3 Mei 2017. Karangan bunga yang dikirim oleh berbagai pihak dan elemen masyarakat itu sebagai wujud dukungan kepada TNI dan Polri dalam memberantas radikalisme dan premanisme serta menjaga kedaulatan NKRI. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Kendari -  Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) menerima puluhan karangan bunga dan spanduk ucapan dukungan dalam memberantas gerakan radikalisme dan intoleran dari masyarakat di wilayah itu.

    Puluhan karangan dan spanduk tersebut bertuliskan misalnya: "Kami masyarakat mendukung Polri dalam memberantas radikalisme dan terorisme", "Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami".  Krans bunga dan spanduk itu diletakkan di depan kantor polisi, beberapa sudut tempat umum maupun desa di daerah Konsel. (Baca: Tangkal Aksi Radikal, Said Aqil: Peran Perempuan Sangat Penting)

    Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Konsel Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Yeyen Lesmana mengungkapkan ucapan tersebut datang dari seluruh elemen masyarakat Konsel, baik di tingkat kecamatan hingga desa.

    "Pemasangan karangan bunga dan beberapa spanduk datang dari berbagai elemen masyarakat agar Polisi dan TNI dalam menjaga persatuan NKRI. Untuk itulah kami mengucapkan terima kasih atas dukungannya," kata Yeyen, Selasa siang 9 Mei 2017. (Baca: Kepolisian Mendata Ada 17 Orang Terkait ISIS di Kalimantan Barat)

    Yeyen mengatakan, pihaknya sangat bersyukur masyarakat Konsel masih menjujung tinggi nilai-nilai Pancasila sebagai falsafah dalam berbangsa dan bernegara.

    "Saat ini kita ketahui sudah ada begitu banyak doktrin yang sangat bertentangan dengan Pancasila, masuk menyebar di negara kita, kalau hal ini tidak diantisipasi akan sangat berbahaya bagi kesatuan negara kita," tutur dia.

    Kapolres berharap agar masyarakat Konsel tetap bisa menjaga kebhinekaan dan tidak mudah terprovokasi dengan isu yang dapat membahayakan keutuhan NKRI. (Baca: Persekutuan Gereja Kirim Surat ke Jokowi Soal Suhu Politik, Isinya..)

    ROSNIAWANTY FIKRI

    Video Terkait:
    Cegah Radikalisme, Anggota Polres Singkawang Manfaatkan Bahasa Lokal Untuk Sosialisasi





     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Keunggulan Bahan Bakar Campuran Biodiesel B30 Saat Uji Coba

    Biodiesel B30 akan diluncurkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Desember 2019. Ini hasil B30 yang berbahan solar campur minyak kelapa sawit.