Setya Novanto Serahkan Kasus E-KTP ke Penegak Hukum

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPR Setya Novanto masuk ke dalam mobil seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, 10 Januari 2017. Ia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka. ANTARA/M Agung Rajasa

    Ketua DPR Setya Novanto masuk ke dalam mobil seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, 10 Januari 2017. Ia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka. ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Kupang - Ketua DPR RI Setya Novanto menegaskan dirinya menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus Kartu Tanda Penduduk elektronik atau e-KTP ke aparat penegak hukum.

    "Kasus e- KTP saya serahkan ke aparat hukum untuk selesaikan," kata Setya Novanto usai meresmikan enam sumur bor di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin, 8 Mei 2017.

    Baca juga:

    Hotma Sitompul Akui Bertemu Setya Novanto Bahas Kasus E-KTP
    Dicegah ke Luar Negeri oleh KPK, Setya Novanto Siap Diperiksa KPK

    Novanto enggan menjelaskan lebih jauh mengenai namanya dikaitkan kasus megakorupsi e-KTP yang membuatnya telah dicekal oleh imigrasi berdasarkan permintaan KPK untuk ke luar negeri. "Intinya, serahkan ke aparat hukum saja," kata dia.

    Setya Novanto yang diberondong awal media mengenai berbagai persoalan terkait kasus e-KTP, termasuk pencekalannya ke luare negeri, Novanto nampak enggan banyak berkomentar dan menyerahkan semuanya kepada proses hukum yang sedang berjalan.

    YOHANES SEO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?