Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

347 Tenaga Kesehatan Ditempatkan di 40 Daerah Tertinggal

image-gnews
Seorang tenaga medis memeriksa keadaan pasien di dalam kereta kesehatan (Rail Clinic), Stasiun Maswati, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, 27 Juli 2016. TEMPO/Aditya Herlambang Putra
Seorang tenaga medis memeriksa keadaan pasien di dalam kereta kesehatan (Rail Clinic), Stasiun Maswati, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, 27 Juli 2016. TEMPO/Aditya Herlambang Putra
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kesehatan akan menempatkan 347 tenaga kesehatan di daerah tertinggal dalam Program Nusantara Sehat. Dari 122 kabupaten yang ditetapkan sebagai daerah tertinggal, Kementerian Kesehatan menempatkan tenaga kesehatan di 40 kabupaten di 18 provinsi.

“Sebanyak 347 nakes dibagi menjadi 60 tim yang akan ditempatkan di 60 puskesmas dalam jangka waktu dua tahun,” ujar Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan (PPSDMK) Kemenkes RI Usman Sumantri di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 8 Mei 2017.

Daerah-daerah yang dipilih sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 131 Tahun 2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015–2019.

Usman menjelaskan, Nusantara Sehat merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan mutu dan persebaran tenaga kesehatan terutama di daerah tertinggal, terpencil, dan perbatasan.

Tenaga kesehatan yang terpilih akan menjalankan dua tugas pokok, yakni tugas individu atau khusus dan tugas berbasis tim. “Kalau tugas individu sesuai dengan profesi nakesnya. Contohnya bidan membantu proses bersalin. Kalau tugas berbasis tim, kami akan melakukan upaya-upaya penyuluhan dan pencegahan terhadap suatu masalah kesehatan atau penyakit,” ujar salah satu dokter umum yang menjadi peserta Nusantara Sehat, Crashana Siregar.

Ke-347 tenaga kesehatan Nusantara Sehat telah melalui proses pembekalan dan pelatihan sebelum akhirnya mendapat penempatan. “Karena penempatannya di daerah terpencil, TNI (Tentara Nasional Indonesia) juga memberikan latihan militer pada mereka agar kemampuan survivalnya baik. Selain itu kami sudah tes kondisi psikis mereka karena akan berbeda kondisinya nanti disana,” ujar Usman.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Setelah ditempatkan, Kemenkes akan memonitor dan mengevaluasi. “Ini sudah keenam kalinya kami melakukan program Nusantara Sehat. Sejak 2015 hingga 2016, sudah ada 1.422 nakes yang kami terjunkan. Hasil evaluasinya hanya ada 2 orang yg gagal karena sakit dan tidak tahan dengan kondisi di lapangan. Jadi menurut kami program ini cukup sukses,” kata Usman.

Tenaga kesehatan yang tergabung dalam program ini berstatus pegawai pemerintah non PNS. Mereka digaji pemerintah pusat mulai dari Rp 6-11 juta per bulan sesuai dengan profesi dan pendidikan terakhir tenaga kesehatan.

Usman berharap pemerintah kabupaten turut memberikan insentif untuk tenaga kesehatan Nusantara Sehat. “Mereka kan nanti kerjanya berat, tolong Kabupaten juga berikan insentif agar mereka betah,” ucap Usman diiringi tepuk tangan nakes Nusantara Sehat.

Hingga akhir 2017 nanti, Kemenkes akan merekrut dua angkatan tenaga kesehatan Nusantara Sehat. Seleksi angkatan kedua 2017 sudah sampai pada tahap tes tertulis dan wawancara. Sementara seleksi angkatan ketiga 2017 akan dilakukan pada akhir bulan Juli atau awal Agustus 2017.

DWI FEBRINA FAJRIN | TSE

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

5 Hal yang Perlu Dilakukan untuk Tingkatkan Ranking Kesehatan Indonesia

1 jam lalu

Ilustrasi dokter kulit memeriksa pasien. Foto: Freepik.com/Kroshka_Nastya
5 Hal yang Perlu Dilakukan untuk Tingkatkan Ranking Kesehatan Indonesia

Untuk tingkatkan ranking kesehatan Indonesia, ahli menyarankan untuk fokus perbaikan layanan promotif preventif.


10 Negara dengan Fasilitas Kesehatan Terbaik, Korea Selatan Termasuk

4 jam lalu

Negara dengan fasilitas kesehatan terbaik. Foto: Canva
10 Negara dengan Fasilitas Kesehatan Terbaik, Korea Selatan Termasuk

Ada 10 negara di dunia yang memiliki fasilitas kesehatan terbaik sehingga bisa menunjang keselamatan dan kesejahteraan warga negaranya.


10 Tips Meningkatkan Imunitas

16 jam lalu

Ilustrasi perempuan olahraga di gym. Foto: Freepik.com/Jcomp
10 Tips Meningkatkan Imunitas

Imunitas adalah kunci agar tubuh tetap sehat. Ikuti 10 tips ini untuk meningkatkan imunitas tubuh.


Usai Kosongkan Kantor PKBI, Ini Rencana Kemenkes

2 hari lalu

Penggusuran paksa kantor PKBI di Jalan Hang Jebat Jaksel (Sumber: Eko Maryadi, Direktur Eksekutif PKBI)
Usai Kosongkan Kantor PKBI, Ini Rencana Kemenkes

Direktur Eksekutif PKBI Eko Maryadi minta pihak Kemenkes membawa surat keputusan eksekusi dari pengadilan, baru PKBI akan pindah dengan sukarela.


Korban Tewas di Gaza Jadi 38.295 karena Israel Membunuh 52 Warga

2 hari lalu

Masyarakat yang tergabung dalam Majelis Ormas Islam dan Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis menggelar aksi stop the war on gaza untuk peringatan 100 hari genosida gaza pada Sabtu, 13 Januari 2024 di Kedubes Amerika Serikat, Jakarta Pusat. Bertepatan 115 hari agresi Israel di Jalur Gaza, Palestina, massa menuntut genjatan senjata permanen. Dalam perang yang sudah berlangsung 3 bulan 5 hari tersebut, sebanyak 23.708 orang sipil Palestina meninggal dunia, lebih dari 60 ribu orang luka-luka. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Korban Tewas di Gaza Jadi 38.295 karena Israel Membunuh 52 Warga

Sebanyak 52 warga Palestina tewas dalam serangan di Jalur Gaza pada Rabu, 10Juli 2024. Sedangkan korban luka 208 orang


Dampak Polusi Udara Jangka Pendek dan Panjang Bagi Kesehatan

3 hari lalu

Ilustrasi polusi udara (Pixabay.com)
Dampak Polusi Udara Jangka Pendek dan Panjang Bagi Kesehatan

Dampak polusi udara terhadap kesehatan fisik maupun mental manusia dapat dibagi menjadi dua yaitu jangka pendek dan panjang.


Momen Rektor Unair dan Dekan FK Unair Berpelukan Setelah SK Kontroversial Dicabut

3 hari lalu

Foto kolase kasus pencopotan Dekan FK Unair:. Searah jarum jam: Menkes Budi Gunadi Sadikin mendatangkan dokter asng dari Saudi untuk operasi jantung gratis, Dekan FK Unair Prof Budi Santoso menyatakan menolak kedatangan dokter asing sehingga diberhentikan. Demo civitas akademika FK Unair menolak pencopotan Dekan. Rektor M Nasih membatalkan pencopotan Budi Santoso . (Dok. Kemenkes, FK Unair,, ANTARA, Tempo/HANAA SEPTIANA)
Momen Rektor Unair dan Dekan FK Unair Berpelukan Setelah SK Kontroversial Dicabut

Menurut Rektor Unair Prof Mohammad Nasih, masalah internal seperti pencopotan dekan (Dekan FK Unair) adalah hal biasa di kampus. "Tidak usah baperan."


Aparat Gabungan Kosongkan Kantor PKBI, Buntut Konflik dengan Kemenkes

3 hari lalu

Pengosongan kantor Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) di Hang Jebat, Jakarta Selatan pada Rabu, 10 Juli 2024. Pihak PKBI menuding eksekusi dilakukan secara paksa. TEMPO/Amelia Rahima Sari
Aparat Gabungan Kosongkan Kantor PKBI, Buntut Konflik dengan Kemenkes

Aparat gabungan mengosongkan Kantor PKBI di Jalan Hang Jebat, Jakarta Selatan. Kantor itu menjadi obyek konflik antara PKBI dengan Kemenkes.


Amerika Serikat Berinvestasi dalam Pengelolaan Sampah di Indonesia

4 hari lalu

USAID dan Indonesia mengumumkan peluncuran program Sustainable Municipal Solid Waste Management and Partnership (USAID SELARAS) pada 7 Juli 2024. Sumber: dokumen kedutaan besar Amerika Serikat di Jakarta
Amerika Serikat Berinvestasi dalam Pengelolaan Sampah di Indonesia

USAID dan Indonesia bekerja sama menangani pengelolaan sampah yang menimbulkan risiko kesehatan dan lingkungan hidup yang signifikan, termasuk polusi


Inilah Beragam Manfaat Rutin Jalan Kaki yang Tidak Banyak Disadari

4 hari lalu

Ilustrasi jalan kaki. Telegraph.co.uk
Inilah Beragam Manfaat Rutin Jalan Kaki yang Tidak Banyak Disadari

Jalan kaki tidak hanya menyegarkan pikiran dan memperbaiki suasana hati, tetapi juga memiliki dampak positif pada berbagai aspek kesehatan tubuh kita.