155 Napi Pekanbaru Masih Kabur, Warga Giatkan Siskamling  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tahanan yang berhasil ditangkap menatap keluar jendela di Rutan Sialang Bungkuk Kelas 2B Pekanbaru, Riau, 5 Mei 2017. Ratusan tahanan Rutan Sialang Bungkuk yang kabur dengan cara mendobrak pagar hingga roboh. ANTARA/Rony Muharrman

    Tahanan yang berhasil ditangkap menatap keluar jendela di Rutan Sialang Bungkuk Kelas 2B Pekanbaru, Riau, 5 Mei 2017. Ratusan tahanan Rutan Sialang Bungkuk yang kabur dengan cara mendobrak pagar hingga roboh. ANTARA/Rony Muharrman

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan masih ada sekitar 155 orang narapidana Rumah Tahanan Kelas IIB Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau yang masih melarikan diri. Ia menjelaskan, dari informasi yang diterima, total tahanan yang kabur mencapai 448 orang.

    "Kemudian sudah 293 orang yang ditangkap ataupun menyerahkan diri. Jadi masih ada sekitar 155 orang yang berada di luar rutan," kata dia di kantornya, Jakarta, Senin, 8 Mei 2017. (Baca: Napi Kabur di Pekanbaru, 155 Orang Masih Buron)

    Ia menjelaskan, kepolisian daerah telah bekerja sama dengan TNI dan masyarakat untuk meningkatkan keamanan di wilayah masing-masing. Bahkan, kata dia, masyarakat setempat berinisiatif menggelar siskamling. "Ini salah satu upaya yang bagus dari masyarakat untuk mengamankan diri sendiri," ucapnya.

    Aryo menuturkan Polri selalu membantu Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, khususnya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Pihaknya siap bekerja sama untuk menyelidiki apakah ada pungutan liar yang terjadi di dalam rutan. "Kalau memang terbukti ada (pungli), pasti akan ditindaklanjuti," ujarnya. (Baca: Lima Kasus Kerusuhan Narapidana di Penjara Indonesia)

    Kondisi rutan yang melebihi kapasitas merupakan police hazard. Karena itu, ia menilai polisi perlu hadir untuk melakukan pengamanan. Keterlibatan polisi ini tentu sesuai dengan permintaan dari Kementerian Hukum dan HAM. Rutan tetap melakukan pengamanan sesuai dengan prosedur. "Sedangkan Polri bertugas di luar rutan," tuturnya.

    Sebelumnya, ratusan narapidana kabur dari Rutan Kelas IIB Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau, Jumat 5 Mei 2017. Mereka diduga mengamuk dan kabur akibat pelayanan yang buruk serta maraknya praktik pungli di dalam rutan. (Baca: Pungli Picu Napi Pekanbaru Kabur, Yasonna: Perilaku Ini Biadab)

    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.