Kisah Napi Lokot Nasution Saat Kabur ke Padang Sidempuan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah tahanan dijaga petugas di dalam truk polisi saat direlokasi dari Rutan Klas IIB Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau, 6 Mei 2017. Ratusan tahanan kabur yang telah diringkus kembali direlokasi karena kondisi Rutan Pekanbaru terlalu penuh. ANTARA/FB Anggoro

    Sejumlah tahanan dijaga petugas di dalam truk polisi saat direlokasi dari Rutan Klas IIB Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau, 6 Mei 2017. Ratusan tahanan kabur yang telah diringkus kembali direlokasi karena kondisi Rutan Pekanbaru terlalu penuh. ANTARA/FB Anggoro

    TEMPO.CO, Pekanbaru - Kepolisian Resor Rokan Hulu, Riau, mengamankan seorang napi kabur dari Rumah Tahanan Kelas IIB Sialang Bungkuk Pekanbaru. Napi bernama Lokot Nasution ini  menumpang bus tujuan Padang Sidempuan, Sumatera Utara.

    "Setelah bus tersebut melintas dilakukan pemeriksaan terhadap penumpang dan berhasil diamankan satu orang diduga napi yang kabur," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo di Pekanbaru, Minggu, 7 Mei 2017.

    Baca juga: Tahanan yang Kabur dari Rutan Pekanbaru Diimbau Menyerah

    Penangkapan dilakukan pada Minggu dini hari, pukul 01.20 WIB, dalam razia di perempatan kilometer 4 jalan lingkar depan Rumah Sakit Surya Insani, Rokan Hulu. Setelah diinterogasi, yang bersangkutan mengaku bernama Lokot Nasution, 32 tahun, yang merupakan napi kabur.

    Awalnya diperoleh informasi dari masyarakat Ujung Batu bahwa ada salah satu napi dengan ciri-ciri memakai kaos hitam lengan panjang.  Petugas piket Satuan Reserse Kriminal Polres Rokan Hulu dan anggota Polsek Rambah dipimpin Kasat Reskrim Polres Ajun Komisaris M. Wirawan Novianto bergerak ke sasaran.

    Simak pula: Jumlah Napi Kabur di Pekanbaru Sempat Simpang Siur


    Diketahui napi tersebut terlibat perkara narkotika dan obat-obatan terlarang dengan vonis 7 tahun dua bulan penjara. Sampai saat ini Lokot baru menjalani hukuman 7 bulan.
    "Selanjutnya napi tersebut dibawa ke Polres Rohul untuk diamankan," ungkap Guntur.

    Jumlah tahanan dan napi kabur pada Jumat. 5 Mei 2017, mencapai 448 orang. Hingga saat ini yang sudah tertangkap dan menyerahkan diri ke rutan sekitar 260-270 orang, yang lainnya masih berkeliaran.


    Ada pula yang diamankan di Kabupaten Kampar 11 orang, Pelalawan 5 orang, Siak 2 orang, dan Bengkalis 1 orang. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly telah mendatangi Rutan Sialang Bungkuk. Yasonna melakukan pengecekan langsung terhadap insiden napi kabur tersebut.


    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.