Peran JK 'Bisikkan' Nama Anies, DPD Gerindra: Hal Biasa dan Wajar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi istri Mufidah Jusuf Kalla menunjukkan surat suara ketika memberikan suara pada Pilkada DKI Jakarta putaran kedua di TPS 3 Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (19/4). Sebanyak 7.218.280 pemilih yang tercatat dalam daftar pemilih tetap berhak memberikan suara di 13.034 TPS pada pilkada yang diikuti pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi istri Mufidah Jusuf Kalla menunjukkan surat suara ketika memberikan suara pada Pilkada DKI Jakarta putaran kedua di TPS 3 Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (19/4). Sebanyak 7.218.280 pemilih yang tercatat dalam daftar pemilih tetap berhak memberikan suara di 13.034 TPS pada pilkada yang diikuti pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik mengomentari pernyataan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan soal adanya intervensi Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam pencalonan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Keterlibatan JK, katanya sebagai hal yang biasa. "Wajar saja," ujar Taufik di Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, 7 Mei 2017.

    Baca juga:
    Ditanya Manuver JK Soal Pencalonan Anies, Ini Jawaban Jokowi
    JK Bantah Ikut Cawe-cawe Pencalonan Anies Baswedan di Pilkada DKI

    Menurut Taufik, dalam proses pencalonan Anies-Sandi banyak pihak terlibat. Semua orang berbagai kalangan hingga partai politik. "Keputusan akhir, kan ada pada koalisi partai," ujarnya.

    Sebelumnya, dalam Seminar Nasional Kebangsaan Gerakan Mubalig dan Sosialisasi Empat Pilar di gedung MPR, Selasa, 2 Mei 2017, Zulkifli Hasan mengatakan adanya peran JK dalam pencalonan Anies menuju kursi DKI 1.

    Baca pula:
    Seusai Pilkada DKI, JK Minta Anies Kebut Teliti Problem Jakarta
    Pilkada DKI, Wapres Jusuf Kalla Minta Ahok-Djarot Legawa

    Menurut Zulkifi, sebelumnya tidak ada partai politik yang ingin mengusung Anies menjadi gubernur. Dia mengatakan Sandiaga sebelumnya akan diusung bersama Agus Harimurti Yudhoyono. Namun niat itu batal karena tidak ada kesepakatan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

    IRSYAN HASYIM | S. DIAN ANDRYANTO

    Simak:
    Soal Intervensi JK di Pilgub DKI, Sandi: Politik Tingkat Tinggi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Pembala Jatuh, Marc Marquez Jaya di Catalunya, Barcelona

    Marc Marquez memenangi seri ketujuh balapan MotoGP di Sirkuit Catalunya, Barcelona pada 16 Juni 2019 yang diwarnai jatuhnya empat pebalap unggulan.