Sambut Hari Tanpa Tembakau, Lentera Anak Galang 40 Aktivis Muda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mahasiswa melakukan aksi damai mendukung Presiden Tolak RUU Pertembakauan di Taman Pandang Istana,  Jakarta Pusat, 14 Maret 2017. TEMPO/Maria Fransisca

    Mahasiswa melakukan aksi damai mendukung Presiden Tolak RUU Pertembakauan di Taman Pandang Istana, Jakarta Pusat, 14 Maret 2017. TEMPO/Maria Fransisca

    TEMPO.CO, Jakarta - Yayasan Lentera Anak segera menggelar Framework Convention on Tobacco Control Youth Summit menyambut Hari Tanpa Tembakau Sedunia pada 31 Mei nanti. 

    Diadakan pada 7-10 Mei 2017 di Bogor, acara itu rencananya diikuti 40 peserta berusia antara 16 – 25 tahun, yang mewakili organisasi, komunitas, forum, kampus dan sekolah dari seluruh Indonesia dan terpilih melalui proses seleksi dan undangan.

    “FCTC Youth Summit bertujuan mempertemukan dan mengkolaborasikan anak muda dari berbagai daerah di Indonesia, membangun aksi dan gerakan bersama serta mendeklarasikan dukungan anak muda untuk Indonesia segera aksesi FCTC, atau Konvensi Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau,” ujar Ketua Lentera Anak, Lisda Sundari, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 6 Mei 2017.

    Baca : Pengendalian Tembakau, Remaja Ini Tulis Surat Terbuka untuk Jokowi

    Menurut Lisda, kesadaran remaja untuk mendukung FCTC sudah lama terbangun. FCTC Youth Summit pun dijadikan ajang pertemuan para remaja tersebut.

    “Agar mereka saling bersinergi, menginspirasi, berkolaborasi dan menyatukan komitmen untuk bergerak bersama,” kata dia.

    Dukungan untuk aksesi FCTC sudah datang dari Lentera Anak sejak 2015 lalu. Gerakan Muda FCTC, ujar Lisda, digagas 60 anak muda dari berbagai kota di Indonesia, kumpulan anak muda di 17 kota yang bergerak di 102 komunitas, organisasi remaja, forum anak, organisasi sekolah dan kampus.

    Simak pula : Tokoh FPI ke Kalimantan Barat, 2780 Anggota TNI-Polri Disiagakan

    “Sudah diadakan sejumlah aksi bersama dan kampanye yang bersifat nasional, seperti Aksi Bersama FCTC Lindungi Anak pada 2015, Kampanye Surat untuk Presiden dan Ekspedisi Kapsul Waktu pada 2016, dan Aksi Tolak jadi Target pada Februari 2017,” tutur Lisda.

    Salah satu kegiatan yang akan digelar di FCTC Youth Summit adalah Konferensi FCTC Untuk Indonesia. Melalui konferensi, peserta akan saling bertukar pendapat dan menetapkan sikap bersama mendukung Indonesia aksesi FCTC. Mereka rencananya akan menyusun rencana aksi dan membuat deklarasi bersama yang akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo.

    YOHANES PASKALIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.